HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pameran foto refleksi setahun pemerintahan sering kali identik dengan dokumentasi politik yang formal. Namun, Pameran Foto Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran bertajuk “Haluan Merah Putih” yang digelar LKBN Antara berhasil menyajikan narasi visual yang utuh dan menginspirasi, bahkan menarik perhatian khusus dari kacamata ekonomi kreatif akan berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 30 November 2025.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya secara langsung menghadiri pembukaan acara di Antara Heritage Center, Jakarta. Ali-alih hanya menyoroti refleksi politik, Menteri Riefky justru memberikan apresiasi tertinggi pada kekuatan storytelling visual yang disajikan para pewarta.
“Fotografi yang baik adalah bagaimana kita bisa, dalam satu foto, menceritakan sesuatu dengan jelas. Storytelling-nya terlihat dan informatif. Ini bisa menjadi contoh bagi teman-teman fotografer untuk terus mengembangkan karya yang bermakna,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.
Dalam pandangan Teuku Riefky, pameran ini bertransformasi menjadi semacam ‘sekolah’ atau wadah pembelajaran informal bagi fotografer muda. Hal ini sejalan dengan misi kementeriannya untuk mendorong inovasi dan kreativitas di sektor visual.
“Haluan Merah Putih” tidak hanya menyajikan 117 bingkai foto statis. Pameran ini juga diperkaya dengan empat infografis, enam audio visual, serta tujuh karya kolaboratif multiplatform, sebuah kompilasi canggih yang memadukan teks, foto, video, dan infografis dalam satu kesatuan narasi.
Keberagaman media ini menunjukkan dedikasi insan Antara dalam menjaga integritas dan kedalaman pemberitaan, melampaui sekadar pelaporan fakta. Menurut Direktur Utama LKBN Antara, Akhmad Munir, buku pendamping yang turut diluncurkan, Haluan Merah Putih, memperkuat filosofi tersebut.
“Melalui buku ini, kami berupaya menghadirkan jurnalisme yang tidak hanya mencatat fakta, tetapi juga memberi makna bahwa di balik setiap kebijakan dan perubahan, selalu ada manusia dan cita-cita besar tentang Indonesia,” jelas Munir.
Pameran yang akan berlangsung selama satu bulan ini tak hanya menjadi destinasi wajib bagi pegiat politik dan jurnalis, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin melihat bagaimana kreativitas visual dapat merangkai dinamika sosial dan pembangunan nasional menjadi sebuah cerita yang informatif dan inspiratif.
“Saya mengajak masyarakat hadir ke Antara Heritage Center karena ini memang layak dilihat, suasananya nyaman, dan banyak informasi yang bisa kita pelajari dari satu tahun pemerintahan,” tutup Menteri Ekraf Teuku Riefky.


