JAKARTA – Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) bersama perusahaan konsultansi pemasaran MCorp resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) di Tanah Air.
Penandatanganan ini berlangsung di MCorp Gallery, Jakarta, Rabu (20/8), disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak, pemangku kepentingan industri otomotif, hingga perwakilan media.
Ketua Umum Periklindo, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata mendukung target pemerintah menuju net zero emission 2060.
“Inisiatif ini bukan sekadar kerja sama, melainkan komitmen memperkuat kapasitas industri EV nasional, mempercepat adopsi kendaraan listrik, dan meninggalkan warisan lingkungan yang lebih bersih bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Kerja sama Periklindo dan MCorp akan berfokus pada sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah produksi podcast “Charge the Market”, yang menjadi ruang edukasi publik seputar kendaraan listrik dari sisi konsumen, produk, hingga merek.
Selain itu, kedua pihak juga akan menyusun laporan kuartalan dan tahunan berisi data, tren, serta analisis perkembangan industri EV di Indonesia.
Tak hanya itu, kesepakatan juga mencakup pengembangan EV Center di Pluit Junction, Jakarta. Pusat edukasi interaktif ini diharapkan dapat meningkatkan literasi publik, mempercepat pemahaman masyarakat mengenai teknologi kendaraan listrik, serta menjadi katalis pertumbuhan industri otomotif masa depan.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Moeldoko dan Taufik selaku Group CEO MCorp, serta disaksikan oleh Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp, bersama para pengurus Periklindo.
Melalui sinergi antara pemasaran, edukasi, dan pengembangan ekosistem EV, Periklindo dan MCorp berkomitmen mempercepat transisi energi bersih sekaligus memperkuat daya saing global industri otomotif Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat fondasi kendaraan listrik nasional, tetapi juga mendorong Indonesia tampil sebagai pemain penting dalam peta otomotif hijau dunia.

