Bagnaia Frustrasi: “Semua Rider Bisa Salip Aku Saat Ngerem”

0 Shares

JAKARTA – Francesco Bagnaia mengaku frustrasi dengan performa motor Ducati GP25 yang ia tunggangi di musim MotoGP 2025. Juara dunia dua kali itu menyebut ada dua masalah utama yang terus menghantuinya sejak seri pembuka di Thailand, Maret lalu: kesulitan mengerem dan masuk tikungan.

Saat ini, Bagnaia harus puas berada di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2025. Ia merasa performanya terganggu karena kendala teknis tersebut membuatnya mudah disalip, terutama saat duel di tikungan.

“Aku sudah mengeluhkan masalah pengereman dan titik masuk tikungan ini sejak Thailand,” ujar Bagnaia kepada Sky Italia yang dikutip Holopis.com, Sabtu (9/8/2025).

“Biasanya aku sulit disalip, atau pembalap yang mencoba menyalipku akan melebar. Tapi sekarang situasinya berbalik. Aku adalah salah satu yang terburuk, semua rider menyalipku saat pengereman.”

Menurut Bagnaia, GP25 yang ia tunggangi tidak merespons sesuai harapan ketika ia mencoba mengerem mendadak. Jika ia mencoba hard braking, motor tidak bisa dihentikan dengan cepat dan lawan langsung mengambil kesempatan untuk menyalip. Sebaliknya, jika ia mengerem pelan dari jarak jauh, justru ia kesulitan untuk segera berbelok.

“Saat aku mengerem mendadak, ada yang menyalip atau aku melebar. Tapi kalau aku mengerem pelan dari kejauhan, malah susah belok. Sulit mencari titik temunya,” tambah pembalap asal Italia itu.

- Advertisement -

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Bagnaia, yang biasanya dikenal kuat dalam duel satu lawan satu. Di musim sebelumnya, kemampuan late braking dan kontrol tikungan menjadi senjata utamanya untuk mempertahankan posisi. Namun musim ini, kelemahan tersebut membuatnya kehilangan banyak poin penting.

Ducati sendiri belum mengumumkan solusi teknis untuk mengatasi masalah yang dialami Bagnaia. Jika tidak segera diperbaiki, peluangnya mempertahankan gelar juara dunia bisa semakin tipis, mengingat persaingan di papan atas klasemen semakin ketat dengan pembalap-pembalap seperti Jorge Martin dan Marc Marquez yang tampil konsisten.

Dengan sisa balapan yang masih panjang, Bagnaia berharap tim teknis Ducati segera menemukan set-up ideal agar GP25 kembali kompetitif di lintasan. “Kami harus bekerja keras untuk memperbaiki ini. Kalau tidak, akan sulit untuk bersaing memperebutkan gelar,” tegasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU