Zulhas Sebut Koperasi Desa Jadi Solusi Basmi Tengkulak

610
0 Shares

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas meyakini Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tak hanya menjadi sarana pemerataan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga menjadi solusi dalam memutus rantai tengkulak.

Hal itu disampaikan Zulhas dalam rapat strategis membahas pembentukan Kopdes bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah bupati dari wilayah Jatim di Jakarta, Senin (14/4).

Zulhas menyampaikan, bahwa fungsi daripada Koperasi Desa sangatlah luas, mulai dari distribusi sembako, layanan klinik kesehatan, penyaluran LPG 3 kg, penyalur bantuan pangan, hingga pembiayaan mikro seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Nanti pupuk langsung dari pabrik ke koperasi, tidak ada lagi makelar. Minyak goreng pun langsung dari produsen ke koperasi,” tegasnya dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (15/4).

Zulhas meyakini, tidak akan lagi ruang bagi tengkulak nakal yang mengatur harga dengan semena-mena. Sebab ia menegaskan, bahwa Koperasi Desa akan menjadi milik masyarakat desa atau kelurahan, dan dapat dijalankan melalui koperasi yang sudah ada maupun dibentuk baru atas keputusan warga.

“Tidak ada ruang untuk permainan harga, karena koperasi ini milik rakyat desa sendiri,” ujarnya menegaskan.

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas turut mengapresiasi sikap Gubenur Khofifah yang proaktif dalam mendukung kebijakan maupun langkah pemerintah pusat, seperti dalam hal pembentukan Koperasi Desa ini.

“Gubernur kita sangat proaktif. Seharusnya memang seperti itu, tidak menunggu, tapi menjemput bola agar daerah dan masyarakatnya bisa lebih cepat mengikuti program pusat,” ujar Zulhas.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyambut baik inisiatif pembentukan Koperasi Desa yang diyakini mampu memperkuat perekonomian desa tersebut. Ia pun menegaskan kesiapan Jawa Timur sebagai daerah percontohan.

“Jawa Timur siap jadi pionir,” ujarnya.

Menurutnya, program ini tidak hanya mempercepat distribusi, tapi juga memberikan efisiensi tinggi dan harga yang lebih murah bagi masyarakat di lini terbawah.

“Kalau rantai pasok bisa dipotong, maka harga barang jadi lebih murah dan terjangkau. Ini memberikan multiplier effect yang positif, baik untuk ekonomi maupun kesejahteraan warga,” tambah Khofifah.

Sebagaimana diketahui, bahwa Presiden Prabowo telah memberikan arahan untuk mempercepat pendirian Kopdes Merah Putih sebagai program unggulan nasional, yang bersamaan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai bagian dari grand design ekonomi kerakyatan, lebih dari 80.000 unit Kopdes Merah Putih ditargetkan berdiri di seluruh Indonesia.

Dengan demikian, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, serta komitmen kuat dari daerah diperlukan, agar program Kopdes Merah Putih bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa yang tangguh dan adil.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU