HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan sesi kedua hari ini, Senin (3/3). Tercatat indeks harga saham nasional itu melesat 3,77 persen ke level 6.506 pada Senin siang ini.
Sementara itu, total volume saham yang diperdagangkan sampai dengan siang ini tecatat sebanyak 10,42 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp7,82 triliun, dan frekuensi transaksi sebanyak 727.061 kali transaksi.
Senada dengan IHSG yang menguat, mayoritas saham yang diperdagangkan pada perdagangan sesi pertama mengalami tren penguatan. Tercatat saham yang menguat sampai siang ini yakni sebanyak 441 saham. Sementara 165 saham turun, dan 183 saham lain stagnan.
Adapun pada sesi pertama ini, seluruh sektor saham berada di zona hijau dengan penguatan signifikan. Tercatat, sektor bahan baku menjadi sektor dengan penguatan tertinggi, yakni 4,42 persen.
Kemudian disusul sektor keuangan yang terpantau naik 3,00 persen, sektor infrastruktur naik 2,74 persen, sektor non siklikal naik 2,67 persen, sektor energi naik 2,68 persen, sektor transportasi naik 2,45 persen.
Selain itu, sektor industri naik 2,14 persen, sektor properti naik 1,78 persen, sektor siklikal naik 1,48 persen, sektor teknologi naik 1,18 persen, dan sektor kesehatan naik 0,98 persen.
Sampai dengan perdagangan siang ini tercatat sebanyak tiga saham menempati posisi top gainers, yaitu :
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 12,69 persen ke Rp7.550;
- PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 12,33 persen ke Rp82;
- PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) naik 12,24 persen ke Rp220.
Sedangkan, tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu :
- PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) turun 24,85 persen ke Rp248;
- PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) turun 11,54 persen ke Rp69;
- PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) turun 11,39 persen ke Rp179.
Lalu, tiga saham yang teraktif diperdagangkan hingga sesi I adalah :
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI);
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA);
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).


