Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Koalisi Batal Deklarasi 10 November, PKS-NasDem-Demokrat Belum Clear

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Juru bicara DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid membenarkan bahwa rencana deklarasi bersama dukungan Anies Rasyid Baswedan antara PKS, Partai Demokrat dan Partai NasDem batal digelar 10 November 2022 mendatang.

Ia membantah bahwa batalnya deklarasi tersebut merupakan bagian dari keretakan hubungan koalisi. Kholid menilai semua itu hanya bagian dari dinamika politik semata.

- Advertisement -

“Bukan berarti tanda keretakan atau ancaman. Ini merupakan proses alamiah dalam membangun koalisi,” kata Kholid dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (8/11).

Kemudian, ia juga menilai bahwa ada kepentingan bersama yang belum tuntas dibahas sehingga acara yang sebelumnya direncanakan harus dibatalkan.

- Advertisement -

“Inti dari koalisi adalah bertemunya titik kepentingan semua pihak yang akan berkoalisi,” ujarnya.

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan bahwa rencana deklarasi koalisi partainya dengan Partai Demokrat dan PKS dilakukan pada 10 November 2022 mendatang.

Menurutnya, ada sejumlah alasan deklarasi koalisi itu batal diselenggarakan. Pertama, Majelis Syura PKS baru menggelar rapat pada Desember 2022 mendatang. Kedua, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baru pulang ke Indonesia pada 10 November 2022.

“Bisa dipastikan 10 November tidak jadi deklarasi bersama, karena memang satu PKS akan rapat Majelis Syura itu akhir tahun Desember. Kedua, Mas AHY dan kawan-kawan baru pulang sekitar tanggal 10 November itu,” kata Willy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/11).

Ia pun menyampaikan bahwa Partai NasDem menghormati mekanisme yang berlangsung di internal Partai Demokrat dan PKS.

Willy memperkirakan deklarasi kemungkinan digelar pada akhir tahun. Namun, ia tak menutup kemungkinan Partai Demokrat dan PKS akan melakukan deklarasi masing-masing lebih dulu.

“Paling cepat akhir tahun. Tapi tidak tertutup kemungkinan one by one, setelah NasDem, Demokrat mungkin PKS. Jadi tidak mesti deklarasi bersama tapi juga partai per partai karena itu juga berbicara, kita mengutamakan satu, spiritnya yang sama dengan nama koalisi perubahan ” tutur Willy.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru