Meski demikian, komite sempat meminta Shin Bet memeriksa dugaan serius mengenai pendanaan asing yang bertujuan memengaruhi jalannya kampanye.
Dalam surat yang kemudian bocor ke media Israel, Ketua Komite Pemilu Pusat sekaligus Hakim Noam Sohlberg mengingatkan bahwa dirinya belum dapat memastikan seberapa kuat materi yang menjadi dasar dugaan tersebut.
Akan tetapi, Partai Likud justru menjadikan surat itu sebagai pembenaran atas narasi mereka mengenai dugaan kecurangan pemilu.
Pada Minggu, Sohlberg tampil bersama Kepala Shin Bet David Zini dan Jaksa Agung Gali Baharav-Miara dalam sebuah pernyataan bersama yang tidak biasa. Ketiganya berupaya meyakinkan masyarakat bahwa pemilu telah berlangsung sesuai prosedur.
Mereka juga menegaskan bahwa sekalipun dugaan pendanaan asing terbukti, hal tersebut tidak akan mengubah hasil pemilu maupun merusak integritas keseluruhan proses demokrasi.
Kontroversi semakin berkembang setelah Zini dilaporkan berupaya memeriksa empat tokoh politik senior dari kalangan Arab, termasuk beberapa pemimpin partai.
Zini merupakan mantan mayor jenderal Pasukan Pertahanan Israel yang menggambarkan dirinya sebagai seorang penganut Zionisme mesianik yang bangga. Ia ditunjuk Netanyahu untuk memimpin Shin Bet pada tahun sebelumnya, meskipun berasal dari luar jajaran internal lembaga keamanan tersebut.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!