HOLOPIS.COM, JAKARTA – Keindahan bawah laut Pulau Tidung menghadapi ancaman aktivitas kapal wisata. IPB University menyiapkan solusi untuk melindungi terumbu karang.
Pengembangan wisata bahari di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, menghadapi tantangan menjaga kelestarian terumbu karang di tengah aktivitas pariwisata.
Penggunaan jangkar kapal, sampah, hingga perilaku wisatawan yang tidak memperhatikan lingkungan menjadi sejumlah persoalan yang perlu diantisipasi.
IPB University melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) mendorong pengelolaan wisata yang lebih ramah lingkungan melalui pelatihan wisata berkelanjutan dan pengenalan mooring buoy atau pelampung tambat kapal.
Upaya ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat Dosen Pulang Kampung Tahun 2026 di Pulau Tidung.
Program bertajuk “Penguatan Ekowisata Bahari Pulau Tidung melalui Pelatihan Wisata Berkelanjutan dan Instalasi Mooring Buoy untuk Perlindungan Terumbu Karang” tersebut melibatkan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Kelurahan Pulau Tidung sebagai mitra utama.
Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober 2026 di Aula Kantor Kelurahan Pulau Tidung Ceria.
Program ini menyasar masyarakat setempat dan pelaku wisata bahari untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan pariwisata yang memperhatikan kelestarian ekosistem laut.
Pulau Tidung menjadi salah satu tujuan wisata di Kepulauan Seribu dengan aktivitas snorkeling, menyelam, dan transportasi laut yang turut mendukung perekonomian masyarakat.
Namun, keberlanjutan kegiatan tersebut bergantung pada kondisi lingkungan yang menjadi daya tarik wisata.
Salah satu risiko yang perlu diperhatikan adalah kerusakan fisik terumbu karang akibat jangkar dan rantai kapal yang bersentuhan dengan dasar perairan.
Selain itu, kebiasaan menyentuh atau menginjak karang serta membuang sampah sembarangan dapat menambah tekanan terhadap ekosistem laut.
Untuk mengurangi risiko tersebut, IPB University memasukkan instalasi mooring buoy sebagai salah satu bagian dari program.


💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!