Kematian Alfonsius meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sikka.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Alfonsius serta dua korban lainnya.
Juventus juga mengecam keras aksi penembakan tersebut.
Ia meminta negara bertanggung jawab dalam menyelesaikan kasus yang menewaskan tiga ASN itu.
“Sebagai pemerintah daerah Kabupaten Sikka, kami menyampaikan turut berduka cita dan juga mengecam keras pelaku dan menuntut kepada negara untuk bertanggung jawab terhadap penyelesaian kasus ini,” ujarnya.
Menurut Juventus, negara tidak boleh membiarkan kekerasan bersenjata terus merenggut nyawa warga negara, terlebih mereka yang sedang menjalankan tugas kedinasan.
“Jadi tidak boleh diam, negara tidak boleh takut kepada kaum separatis,” tegasnya.
Juventus berharap kasus penembakan tersebut ditangani secara serius oleh aparat keamanan dan pemerintah.
Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
Yusuf Sutejo mengungkapkan, ketiga ASN mengalami luka tembak di bagian tubuh yang berbeda.
Aprida mengalami luka tembak pada bagian perut.
Sementara Alfonsius mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala dan tangan kiri.
Adapun Wili mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan.




