Erupsi Anak Krakatau Bikin Maskapai Tekor Rp130 Miliar

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMErupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan dan membuat maskapai menanggung kerugian besar. Nilainya ditaksir mencapai Rp130 miliar jika gangguan berlangsung sepekan.

Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai memberikan dampak serius terhadap industri penerbangan.

Sebaran abu vulkanik yang memasuki ruang udara membuat sejumlah penerbangan harus menghadapi penundaan, pengalihan rute hingga pembatalan.

Dampaknya bukan sekadar membuat penumpang harus menunggu lebih lama.

Maskapai juga harus menanggung kerugian finansial yang nilainya mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.

Asosiasi maskapai memperkirakan gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik dapat membuat industri penerbangan kehilangan Rp10 miliar hingga Rp19 miliar setiap hari.

- Advertisement -

Jika kondisi tersebut berlangsung selama satu pekan, potensi kerugian diperkirakan mencapai Rp70 miliar hingga Rp130 miliar.

Besarnya angka tersebut berasal dari berbagai komponen, mulai dari penerbangan yang batal, tambahan konsumsi avtur karena pesawat harus mengambil jalur memutar, biaya parkir pesawat hingga kompensasi bagi penumpang.

Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Bayu Sutanto mengatakan gangguan paling terasa pada koridor penerbangan yang terhubung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Radin Inten II Lampung (TKG).

“Simulasi harian gangguan di CGK dan TKG menunjukkan potensi kerugian Rp10 miliar hingga Rp19 miliar per hari dari 30-50 penerbangan yang batal, ekstra avtur, parkir pesawat, serta kompensasi penumpang,” ujar Bayu, Senin (7/9/2026).

Situasi menjadi semakin berat jika aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik bertahan.

INACA memperkirakan 15-25 persen penerbangan dari Soekarno-Hatta berpotensi terganggu.

Sementara penerbangan dari Bandara Radin Inten II Lampung diperkirakan memiliki risiko gangguan lebih besar, yakni sekitar 40-60 persen.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU