Gempa NTT: Pemerintah Aktifkan Posko Bencana dan Evakuasi Korban Terjebak

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah langsung menetapkan sejumlah langkah prioritas setelah gempa berkekuatan 7,7 SR mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8). Pengaktifan posko penanggulangan bencana dan pencarian korban yang masih terjebak menjadi fokus utama.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi penanganan gempa NTT yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Sabtu.

“Dalam rapat koordinasi tadi, kami sudah sepakat untuk segera mengaktifkan posko penanggulan bencana, jadi semua hal-hal ketentuan berkaitan dengan penanggulan bencana ini akan diaktifkan,” ujar Suharyanto.

Menurut Suharyanto, pemerintah juga memprioritaskan penyelamatan warga yang diduga masih terjebak di dalam bangunan yang runtuh akibat gempa.

Tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

“Ada beberapa masyarakat yang disinyalir masih memerlukan pertolongan, ada yang terjebak di beberapa bangunan, ini menjadi sasaran awal dari tim penanganan bencana,” imbuh dia.

Jalur Transportasi Jadi Prioritas Berikutnya

Setelah proses pencarian dan evakuasi dilakukan, pemerintah akan berfokus pada pemulihan akses transportasi dan komunikasi di wilayah terdampak.

Untuk membuka kembali akses transportasi, Kementerian Pekerjaan Umum akan mengerahkan personel dan alat berat. Peralatan tersebut disiapkan untuk menangani sejumlah gangguan, termasuk jalan yang tertutup material longsor akibat gempa.

Sementara untuk jaringan komunikasi, pemerintah masih belum menerima laporan mengenai adanya gangguan sinyal telepon seluler di wilayah terdampak.

Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan sistem komunikasi cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan. Salah satunya menggunakan jaringan internet berbasis satelit Starlink.

“Untuk jalur-jalur komunikasi, sampai sekarang memang belum dapat laporan apakah sinyal HP, kemudian telepon, apakah ini terganggu. Tetapi tentu saja kami juga menyiapkan alat komunikasi cadangan,” jelas dia.

Korban Meninggal Capai 38 Orang

Pemerintah masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga yang terdampak gempa yang berpusat di sekitar Kabupaten Nagekeo, NTT.

Hingga Sabtu pukul 15.00 WIB, Suharyanto menyebut jumlah korban meninggal dunia mencapai 38 orang.

Selain itu, terdapat dua orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan. Sekitar 2.000 warga juga dilaporkan mengungsi secara mandiri.

Data tersebut masih dapat berubah seiring proses pencarian, evakuasi, serta verifikasi yang dilakukan petugas di lapangan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.
[holopis_classified_ads]

BACA LAINNYA