HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menegaskan kembali komitmennya dalam mentransformasi sepak bola nasional. Dalam pandangannya, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan simbol kehormatan, karakter, dan persatuan bangsa Indonesia.
“Sepak bola tidak hanya sebuah olahraga saja, tapi menjadi tentu kehormatan kita sebagai bangsa, karakter bangsa, kesatuan kita. Negara-negara lain sangat positif dengan transformasi yang terjadi di Indonesia. Saya yakin AFF, AFC, dan FIFA mengapresiasi kerja keras kita semua,” ujar Erick Thohir saat membaca sambutan di Kongres Biasa 2026, Senin (3/8/2026), sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Erick menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus PSSI Provinsi, liga, klub, hingga Pemerintah Pusat yang telah mendukung transformasi sepak bola Indonesia. Ia menyoroti bergulirnya berbagai kompetisi, mulai dari kelompok umur hingga Liga 3 dan Liga 4, serta penerapan VAR di Liga 1 dan Liga 2 sebagai langkah maju yang nyata.
Erick Thohir menekankan bahwa keberlanjutan prestasi tidak mungkin dicapai tanpa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang kontinu. Di bawah kepemimpinannya, PSSI mencatat peningkatan signifikan jumlah wasit dari 7.000 menjadi 23.000, serta pelatih dari 12.814 menjadi 18.275 orang.
“Angka ini masih kurang jika dibandingkan dengan negara seperti Jepang. Karena itu, saya mendorong sertifikasi kepelatihan dan perwasitan masuk ke sekolah-sekolah, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain itu, PSSI terus mematangkan program pembinaan usia dini melalui Garuda Academy yang telah memasuki tahun kedua, serta memberikan beasiswa bagi talenta muda berbakat. Erick mencatat saat ini Indonesia memiliki sekitar 203.000 talenta pemain dan 1.450 Sekolah Sepak Bola (SSB), angka yang akan terus didorong peningkatannya.
Transformasi juga menyentuh sepak bola putri dan futsal. Timnas Putri Indonesia berhasil mencetak prestasi back-to-back juara di level AFF dan menempati peringkat 21 dunia. “Ini adalah hal yang nyata. Oktober nanti akan ada liga wanita yang diikuti enam klub, sebagai fondasi ekosistem sepak bola wanita,” tambah Erick.
Di sektor futsal, Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan menjuarai AFF 2024, SEA Games 2025, dan kini menempati peringkat 14 dunia.


