IPW: Revisi UU Polri Harus Diimbangi Pengawasan Independen, Kompolnas Perlu Diperkuat

1 Shares

Selain itu, IPW juga menyoroti perlunya reformasi kultural di tubuh kepolisian. Berdasarkan pengalaman pemantauan yang dilakukan selama ini, sejumlah instrumen pengawasan internal seperti Wasidik, Irwasum, dan Propam masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam menjalankan fungsi pengawasan secara optimal.

IPW mengaku masih menemukan praktik yang dikenal sebagai silent blue code serta kecenderungan impunitas terhadap anggota yang melakukan pelanggaran.

“Karena itu, IPW menegaskan bahwa kunci utama reformasi Polri ke depan adalah reformasi kultural yang berjalan beriringan dengan penguatan sistem pengawasan dan penegakan sanksi yang tegas serta konsisten,” kata Sugeng.

Terkait ketentuan yang membuka peluang anggota Polri menduduki jabatan sipil tertentu, IPW tidak mempersoalkannya selama dilakukan secara profesional dan sesuai kompetensi.

“Karena itu, IPW memandang ketentuan mengenai peluang anggota Polri untuk menduduki jabatan pada sejumlah lembaga negara sebagai adalah dapat difahami dan tidak ada masalah dalam revisi undang-undang tersebut, alasan lain fungsi Polri lebih dekat dengan tugas-tugas bidang sipil,” ujarnya.

IPW juga menilai penambahan usia pensiun anggota Polri tidak menimbulkan persoalan mendasar karena sejalan dengan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia dan kebutuhan negara terhadap pengabdian personel yang lebih panjang.

- Advertisement -

Meski demikian, Sugeng mengingatkan agar aspek regenerasi kepemimpinan tetap menjadi perhatian dalam pengaturan masa jabatan Kapolri. Menurutnya, proses kaderisasi yang sehat diperlukan untuk menjaga motivasi, profesionalisme, dan peluang karier para perwira tinggi Polri di masa depan.

“Pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya perubahan undang-undang, tetapi bagaimana reformasi kelembagaan, reformasi pengawasan, reformasi kultural, dan penegakan sanksi yang tegas dapat berjalan secara bersamaan. Tanpa pengawasan eksternal yang kuat dan independen, tujuan besar untuk mewujudkan Polri yang akuntabel dan profesional akan sulit dicapai secara optimal,” pungkas Sugeng.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU