HOLOPIS.COM, JAKARTA – Persija Jakarta memasuki fase paling menentukan di akhir Super League 2025/2026. Tak ada lagi ruang untuk terpeleset.
Empat laga tersisa harus disapu bersih jika Macan Kemayoran ingin tetap hidup dalam perburuan gelar.
Langkah pertama dimulai dari lawatan ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, menghadapi Persijap pada pekan ke-31, Senin (4/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Di tengah tekanan besar itu, sosok kapten sekaligus penjaga gawang, Andritany Ardhiyasa, tampil sebagai motor semangat tim.
Bagi Andritany, laga ini bukan sekadar pertandingan tandang—ini adalah momentum untuk menjaga asa menembus dua besar, bahkan membuka peluang ke puncak klasemen.
Dia bilang Persija datang ke Jepara karena ingin mendapatkan poin penuh untuk menjaga asa yang sedang diperjuangkan.
“Yakni agar terus memepet ke posisi satu dan juga dua. Tentu persiapan kami pun sudah matang,” kata Andritany dikutip dari laman resmi Persija, pada Senin, (4/5/2026).
Persija tengah berada dalam tren yang cukup meyakinkan. Dalam tiga laga terakhir, mereka mengamankan dua kemenangan dan hanya kebobolan satu gol. Pencapaian Persija itu sebagai sinyal bahwa lini belakang mulai menemukan stabilitas.
Hasil imbang 1-1 kontra PSIM menjadi satu-satunya noda. Sementara, dua laga lainnya sukses dituntaskan dengan kemenangan: 1-0 atas PSBS dan pesta gol 4-0 saat menjamu Persis. Catatan ini memberi kepercayaan diri tinggi Rizky Ridho Cs jelang laga krusial di Jepara.
Namun, ancaman nyata datang dari tuan rumah. Persijap tidak bisa dianggap sebagai lawan pelengkap.
Dalam tiga laga terakhir, Persijap mampu mencetak lima gol. Kondisi ini membuat Persija wajib tampil disiplin dan fokus penuh sepanjang pertandingan. Kesalahan sekecil apa pun bisa berujung fatal di fase krusial seperti sekarang.
Andritany menegaskan bahwa timnya sudah menyiapkan segalanya dengan serius, menyadari bahwa laga ini akan berjalan sulit.
“Kami seminggu ini persiapan untuk menghadapi Persijap. Seperti yang Coach (Mauricio Souza) katakan, pertandingan besok bukan pertandingan yang mudah,” tuturnya.
Dengan tekanan klasemen yang semakin ketat dan ambisi yang belum padam, duel ini dipastikan berlangsung panas. Persija datang dengan misi besar yakni pilihannya menang atau kehilangan peluang.


