Sering Minum Boba? Ini Alasan Tapioca Pearls Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Terlalu Sering

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Minuman boba atau bubble tea semakin populer, terutama di kalangan anak muda. Tekstur kenyal dari tapioca pearls sering menjadi daya tarik utama. Namun di balik rasanya yang menyenangkan, konsumsi tapioka dalam jumlah berlebihan ternyata bisa berdampak pada kesehatan.

Tapioca pearls umumnya dibuat dari tepung tapioka yang berasal dari singkong. Meski terlihat sederhana, kandungan nutrisinya sangat minim dan justru didominasi oleh karbohidrat sederhana.

1. Tinggi Gula dan Kalori, Tapi Minim Nutrisi

Salah satu masalah utama dari tapioca pearls adalah kandungan kalorinya yang tinggi. Dalam satu porsi bubble tea, tambahan boba bisa meningkatkan asupan kalori secara signifikan, terutama karena biasanya juga dimasak dengan gula atau sirup.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan bahwa produk berbasis tapioka memiliki kandungan karbohidrat tinggi dengan nilai nutrisi lain yang sangat terbatas. Artinya, tubuh hanya mendapatkan energi tanpa tambahan vitamin atau mineral yang cukup.

2. Bisa Picu Lonjakan Gula Darah

Tapioka memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, sehingga dapat menyebabkan lonjakan gula darah dalam waktu cepat. Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama bagi orang dengan risiko diabetes atau yang sedang menjaga kadar gula darah.

Studi dalam Journal of Food Science and Nutrition juga menyebut bahwa konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme jika tidak diimbangi pola makan sehat.

- Advertisement -

3. Rendah Serat, Bisa Ganggu Pencernaan

Berbeda dengan sumber karbohidrat kompleks lainnya, tapioka hampir tidak mengandung serat. Padahal, serat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Konsumsi tapioca pearls dalam jumlah banyak, terutama tanpa asupan serat yang cukup dari makanan lain, dapat menyebabkan gangguan seperti sembelit atau rasa tidak nyaman di perut.

4. Risiko Konsumsi Berlebih pada Minuman Manis

Masalah lain bukan hanya pada tapioka, tetapi juga kombinasi dengan minuman manis. Bubble tea sering mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi, sehingga konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas.

Menurut laporan dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, konsumsi minuman tinggi gula secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

5. Tidak Masalah Sesekali, Tapi Perlu Batasan

Tapioca pearls sebenarnya tidak berbahaya jika dikonsumsi sesekali. Namun, menjadikannya kebiasaan harian bisa memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan, terutama jika tidak diimbangi dengan pola makan seimbang.

Mengurangi frekuensi konsumsi, memilih ukuran porsi yang lebih kecil, atau mengurangi kadar gula dalam minuman bisa menjadi langkah sederhana untuk tetap menikmati boba tanpa berlebihan.

Pada akhirnya, yang perlu diperhatikan bukan hanya rasa, tetapi juga kandungan di dalamnya. Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU