Jangan Salah! Begini Cara Resmi Daftar Raudah via Aplikasi Nusuk Arab Saudi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JakartaArab Saudi mewajibkan jemaah pakai Nusuk untuk masuk Raudah. Ini cara resmi daftar yang wajib dipahami agar ibadah berjalan lancar.

Otoritas Arab Saudi kini memperketat aturan kunjungan ke area suci Raudah di Masjid Nabawi.

- Advertisement -

Seluruh jemaah haji dan umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, wajib menggunakan aplikasi resmi Nusuk App sebagai syarat masuk ke area yang dikenal sebagai “taman surga” tersebut.

Kebijakan ini diterapkan untuk mengatur lonjakan jemaah yang ingin beribadah di Raudah, sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan selama di dalam Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi.

- Advertisement -

Aplikasi Nusuk menjadi satu-satunya sistem resmi pemesanan izin (permit) masuk Raudah.

Tanpa barcode dari aplikasi ini, jemaah tidak akan diizinkan masuk oleh petugas di lokasi.

Sistem ini juga membagi jadwal kunjungan secara ketat, termasuk pemisahan waktu antara jemaah laki-laki dan perempuan.

Selain itu, durasi ibadah di dalam Raudah dibatasi sekitar 10 menit per kelompok demi kelancaran arus jemaah.

Cara Daftar Raudah

Berikut langkah resmi yang wajib diikuti jemaah:

  1. Unduh aplikasi Nusuk di Play Store atau App Store
  2. Registrasi akun dengan data paspor, visa, dan tanggal lahi
  3. Pilih menu “Praying in Noble Raudah”
  4. Tentukan jadwal kunjungan sesuai slot yang tersedia
  5. Dapatkan barcode permit sebagai tiket masuk resmi
  6. Tunjukkan barcode kepada petugas saat pemeriksaan di pintu Masjid Nabawi
  7. Setelah itu, jemaah akan diarahkan masuk sesuai jadwal yang sudah dipilih.

Sistem kunjungan Raudah juga menerapkan pembagian pintu masuk berbeda.

Jemaah laki-laki diarahkan ke pintu khusus, sementara perempuan memiliki jalur tersendiri dengan jam kunjungan yang sudah diatur.

Petugas keamanan atau askar Arab Saudi juga berjaga ketat untuk memastikan alur jemaah tetap tertib dan tidak terjadi penumpukan.

Pihak pengelola mengimbau jemaah agar mendaftar jauh hari sebelum jadwal kunjungan.

Keterlambatan atau tidak memiliki izin resmi bisa membuat kesempatan beribadah di Raudah terlewat.

Dengan sistem ini, pemerintah Arab Saudi berharap pengalaman ibadah jemaah menjadi lebih tertib, nyaman, dan tetap khusyuk di tengah tingginya antusiasme peziarah dari seluruh dunia.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru