Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa UI, Berawal dari Grup Chat hingga Viral

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Dugaan ini mencuat dari percakapan grup yang mengandung unsur merendahkan dan bernuansa seksual.

Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyebut seluruh pihak yang terlibat merupakan mahasiswa angkatan 2023.

Berikut kronologi kejadian yang berhasil dihimpun.

1. Permintaan Maaf Muncul Tiba-tiba di Grup Angkatan

Kasus ini pertama kali terungkap saat 16 mahasiswa tersebut secara tiba-tiba menyampaikan permintaan maaf di grup percakapan angkatan.

Permintaan maaf itu disampaikan pada Sabtu (11/4) menjelang Minggu (12/4) dini hari. Namun, saat itu belum ada penjelasan terkait konteks atau alasan di balik permintaan maaf tersebut.

“Untuk permohonan maaf itu disampaikan oleh 16 pelaku. Dan untuk statusnya, mereka semua mengakui perbuatan mereka,” ujar Dimas, dikutip Holopis.com.

- Advertisement -

2. Pengakuan Langsung dari Para Pelaku

Pihak BEM FH UI menyebut bahwa para mahasiswa tersebut tidak lagi berstatus terduga, melainkan telah mengakui perbuatannya.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa tindakan yang dilakukan memang terjadi dan bukan sekadar spekulasi.

“Jadi sebenarnya bagi kita sudah ada pengakuan mereka, mereka adalah pelaku, bukan lagi terduga pelaku,” tegasnya.

3. Percakapan Grup Jadi Bukti Awal

Beberapa jam setelah permintaan maaf tersebut, mulai beredar unggahan di media sosial yang mengungkap latar belakang kejadian.

Isi percakapan dalam grup LINE dan WhatsApp menjadi sorotan. Pesan-pesan tersebut berisi lelucon yang merendahkan, disertai nuansa seksual yang dianggap melecehkan.

“Pelaku menyampaikan pesan-pesan lelucon, mohon maaf, dan juga perendahan terhadap harkat martabat teman-teman di FH. Kebanyakan bentuknya adalah pesan yang merendahkan, dengan nuansa seksual,” jelas Dimas.

4. Viral di Media Sosial Setelah Permintaan Maaf

Menariknya, permintaan maaf para pelaku muncul lebih dulu sebelum kasus ini viral di media sosial, khususnya di platform X.

Setelah tangkapan layar percakapan mulai tersebar, publik mulai memberikan perhatian luas terhadap kasus tersebut.

5. Jumlah Pelaku Teridentifikasi 16 Orang

Hasil penelusuran internal BEM FH UI menunjukkan bahwa anggota dalam grup percakapan tersebut berjumlah 16 orang.

“Sejauh ini yang ada di dalam grup tersebut adalah 16 orang,” kata Dimas.

Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah terdapat bentuk pelecehan lain di luar percakapan teks, seperti penggunaan media foto.

6. Jumlah Korban Belum Dipublikasikan

Terkait jumlah korban, pihak BEM FH UI belum dapat memberikan informasi rinci. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan privasi korban.

“Saya belum bisa konfirmasikan, dan belum bisa saya publikasikan juga mengingat pentingnya keamanan bagi para korban,” ujarnya.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik, terutama terkait penanganan dan perlindungan terhadap korban.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU