HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir melanda ratusan pemukiman warga di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, sebanyak 74 KK atau 180 jiwa terdampak dengan tinggi muka air mencapai 130 cm.
“Meski banjir telah surut, petugas terus memantau situasi karena wilayah tersebut memiliki dataran yang lebih rendah dibandingkan desa lain di sekitarnya, sehingga berpotensi mengalami kenaikan air kembali saat hujan deras atau mendapat limpahan air dari wilayah lain,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (8/4).
Abdul kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim hujan ke kemarau, seperti angin kencang, hujan ekstrem, puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi. Selain itu, terdapat potensi bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat sebagai langkah kesiapsiagaan. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk memantau ketinggian muka air secara berkala,” imbaunya.
“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, disarankan melakukan evakuasi mandiri serta terus memantau informasi dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG,” sambungnya.


