JAKARTA, HOLOPIS.COM – Direktur eksekutif Political Public and Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyayangkan narasi yang dilontarkan oleh Saiful Mujani, yang kemudian saat ini viral di media sosial.
Di mana bos lembaga survei Saiful Mujani and Research and Consulting (SMRC) tersebut menyuarakan pelengseran Prabowo Subianto dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Saya kira pernyataan Saiful Mujani sangat irasional dan ada upaya makar terhadap Prabowo. Ucapan menohok dan bombastis yang dikatakan di acara halal bi halal sangat tendensius dan penuh dengan arogansi politik,” kata Jerry Massie dalam keterangan persnya, Senin (6/4/2026).
Ia menduga bahwa ada agenda kuat yang sedang dimainkan orang atau kelompok tertentu untuk menggerakkan Saiful Mujani.
“Bisa saja Prabowo digoyang selain kaum yang didanai George Soros kini ada dari kaum surveyor pendiri SMRC Saiful Mujani,” ujarnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan Prabowo sampai dengan saat ini masih on the track. Mulai dari tata kelola dalam negeri, maupun dalam tata kelola geopolitik.
“Saya kira pemimpin elegan dan cerdas, lobi-lobinya belum bisa diikuti presiden lain, dia mampu bawa pulang hampir Rp500 triliun dari Korea Selatan dan Jepang dan tahun lali investasi Rp 400 triliun dari Uni Emirat Arab (UEA),” tutur Jerry Massie.
Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Saiful memang bicara blak-blakan. Ia menilai prosedur formal seperti pemakzulan (impeachment) tidak akan berjalan efektif menghadapi Prabowo. Hal ini disampaikan dalam acara halal bihalal pengamat.
“Saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu,” ucap Saiful dalam video tersebut.
Ia melanjutkan, menjatuhkan presiden adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan negara.
“Kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga, bisanya hanya dijatuhkan, itulah menyelamatkan tapi bukan menyelamatkan Prabowo menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” sambungnya.

