HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang yang digarap bersama oleh para personel Wijaya 80 Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe, berkolaborasi dengan Sal Priadi berhasil menghadirkan perpaduan menarik antara nuansa pop klasik khas Wijaya 80 dan sentuhan lirik puitis modern ala Sal.
Keunggulan lagu ini terletak pada tema yang diusung, yaitu kisah cinta beda keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan di tengah perbedaan. Cerita seperti ini terasa dekat dengan realitas banyak anak muda yang menjalin hubungan lintas agama.
Menariknya, ide cerita tersebut terinspirasi dari pengalaman pribadi salah satu anggota Wijaya 80, sehingga nuansa yang disampaikan terasa lebih intim dan emosional.
Bagian awal liriknya pun langsung mencuri perhatian dan terasa kuat, seperti pada kalimat tentang kalung salib kecil yang tidak perlu disembunyikan saat bertemu keluarga pasangan.
Lirik Lagu Bulan Bintang, Garis Menyilang
Kalung salib kecil itu
Tak perlu kau tutupi
Ketika kau bertemu keluargaku
Jangan kamu malu
Apakah ini terlarang
Kata mama ini dosa
Satu hal yang paling aku tahu
Aku sayang kamu
Tuhan
apakah mungkin masih Engkau terima
Dua insan yang keyakinannya beda
Juga mungkin pintu masuknya tak sama
Tuhan
kalau jalan ceritaku memang dia
Karangkan cerita seindah indahnya
Maafkan ku terlalu banyak meminta
Tuhan
Apakah ini terlarang
(apakah ini terlarang)
Kata mama ini dosa
Satu hal yang paling aku tahu
Aku sayang kamu
Tuhan
apakah mungkin masih Engkau terima
Dua insan yang keyakinannya beda
Juga mungkin pintu masuknya tak sama
Tuhan
kalau jalan ceritaku memang dia
Karangkan cerita seindah indahnya
Maafkan ku terlalu banyak meminta
Tuhan
Tuhan
apakah mungkin masih Engkau terima
Dua insan yang keyakinannya beda
Juga mungkin pintu masuknya tak sama
Tuhan
kalau jalan ceritaku memang dia
Karangkan cerita seindah indahnya
Maafkan ku terlalu banyak meminta
Tuhan

