Donald Trump Tunda Serangan ke Fasilitas Energi Iran 10 Hari, Klaim Pembicaraan Berjalan Baik

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan rencana serangan terhadap fasilitas energi Iran. Keputusan tersebut disampaikan pada Kamis (26/3) di tengah klaim bahwa komunikasi antara kedua pihak menunjukkan perkembangan positif. Trump menyebut penundaan itu berlaku selama 10 hari. Ia menyampaikan hal tersebut melalui akun media sosial Truth Social miliknya.

“Atas permintaan Pemerintah Iran, harap pernyataan ini menjadi representasi bahwa saya menangguhkan periode penghancuran Pembangkit Energi selama 10 Hari hingga Senin, 6 April 2026, pukul 20.00 Eastern Time,” ujar Trump, dikutip Holopis.com, Jum’at (27/3).

Ia juga menegaskan bahwa pembicaraan antara AS dan Iran masih berlangsung. Menurutnya, proses tersebut berjalan baik meski ada laporan yang menyebut sebaliknya.

“Pembicaraan sedang berlangsung dan, meskipun ada pernyataan keliru yang bertentangan dari Media Berita Palsu, dan pihak lainnya, pembicaraan itu berjalan dengan sangat baik,” tulisnya.

Di sisi lain, komunikasi antara kedua negara disebut tidak dilakukan secara langsung. Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, mengungkap bahwa pesan disampaikan melalui perantara.

Ia menyebut Pakistan menjadi salah satu pihak yang meneruskan komunikasi tersebut antara Washington dan Teheran.

- Advertisement -

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan bahwa pertukaran pesan memang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia menegaskan Iran tidak melakukan pembicaraan langsung dengan AS sejak serangan besar dimulai pada 28 Februari.

Sebelumnya, Trump sempat memberikan ultimatum kepada Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Ia memberi waktu 48 jam dan memperingatkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur energi jika tuntutan tidak dipenuhi.

Iran pun merespons dengan sinyal perlawanan. Teheran menyatakan siap melakukan balasan di kawasan jika serangan benar-benar terjadi.

Penundaan ini bukan yang pertama. Pada Senin (23/3), Trump juga sempat menunda rencana serangan selama lima hari setelah menyebut adanya pembicaraan yang “produktif”.

Namun, klaim tersebut sempat dibantah oleh pihak Iran yang menyatakan tidak ada kontak langsung antara kedua negara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU