Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Pemerintah Siapkan Langkah Penyehatan KCIC

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan langkah restrukturisasi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh telah diputuskan dalam rapat tingkat tinggi. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi untuk menyehatkan kondisi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sekaligus membuka jalan bagi pengembangan jaringan kereta cepat di masa depan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan mengenai skema restrukturisasi tersebut telah disepakati oleh pemerintah. Namun, pengumuman resmi mengenai detail kebijakan akan disampaikan langsung oleh pimpinan tertinggi negara.

“Itu rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Presiden atau pemerintah yang resmi akan mengumumkan. Bukan saya. Tapi itu sudah clear langkah ke depan seperti apa,” ujar Purbaya, dikutip Holopis.com, Sabtu (14/3/2026).

Meski mengakui skema penyelamatan utang telah final, Purbaya belum bersedia menjelaskan lebih jauh isi kebijakan tersebut. Ia menegaskan pemerintah menghormati proses pengumuman resmi yang akan disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

“Tapi belum saatnya dibuka ke Anda sekarang, biar yang lebih tinggi yang memaparkan. Pak Prabowo,” kata dia.

Penyelesaian persoalan utang proyek kereta cepat tersebut dinilai penting karena menjadi prasyarat sebelum pemerintah melangkah pada rencana ekspansi jalur kereta cepat ke wilayah lain di Pulau Jawa.

- Advertisement -

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa penyelesaian beban finansial KCJB harus menjadi prioritas sebelum proyek diperluas.

Menurutnya, proses restrukturisasi berjalan bersamaan dengan penyusunan peta jalan pengembangan jalur kereta cepat dari Jakarta menuju Surabaya, bahkan berpotensi diperpanjang hingga Banyuwangi sesuai arahan Presiden.

“Mengapa ini penting? Karena sebelum kita mengembangkan roadmap lebih serius untuk memperpanjang atau mengembangkan Jakarta-Surabaya, bahkan bisa saja sampai dengan Banyuwangi seperti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata AHY di Gedung Bina Graha, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, penyelesaian masalah utang harus dilakukan secara matang agar pengembangan infrastruktur berikutnya tidak membebani keuangan negara di masa depan.

“Namun demikian, sebaiknya kita pastikan dulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik baru setelah itu kita kembangkan berikutnya,” katanya.

Pemerintah berharap restrukturisasi proyek kereta cepat tersebut dapat memperkuat fondasi keuangan KCIC sekaligus memastikan pembangunan jaringan transportasi modern di Indonesia berjalan lebih berkelanjutan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU