TNI AL Perketat Pengamanan Laut Jakarta Usai Instruksi Siaga 1 Panglima TNI

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Situasi keamanan global yang memanas turut jadi perhatian aparat pertahanan Indonesia. TNI Angkatan Laut meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik strategis, khususnya wilayah perairan Jakarta yang jadi jalur vital transportasi laut nasional.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut III, Laksamana Muda Uki Prasetia, mengatakan pihaknya akan perkuat pengamanan wilayah laut Jakarta. Langkah itu dilakukan setelah adanya instruksi siaga 1 yang disampaikan melalui telegram Panglima TNI.

Ia menjelaskan bahwa langkah penebalan pengamanan akan difokuskan pada titik-titik strategis yang memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi dan keselamatan publik.

“Eskalasi di laut jelas akan dilaksanakan penebalan (pengamanan) pada tempat-tempat tertentu, sektor tertentu yang sudah kita prioritaskan, yaitu objek vital nasional,” kata Uki di Jakarta, Senin, (9/3/2026).

Menurut dia, peningkatan pengamanan tak hanya berkaitan dengan dinamika konflik internasional. Tapi, kata dia, juga untuk memastikan kelancaran aktivitas transportasi laut. Hal itu terutama menjelang arus mudik Lebaran yang biasanya mengalami lonjakan penumpang.

Uki menambahkan sejumlah pihak pengelola pelabuhan juga sudah minta dukungan pengamanan tambahan guna memastikan operasional pelabuhan tetap berjalan aman dan tertib.

- Advertisement -

“Kita laksanakan untuk penebalan tiap-tiap titik, terutama kemarin juga ada permintaan dari PT Pelindo dan PT Pelni untuk melakukan penebalan terutama di pelabuhan-pelabuhan dan tempat-tempat tertentu,” jelas Uki.

Meski demikian, ia tidak merinci jumlah kapal perang maupun personel yang akan diterjunkan untuk menjaga keamanan perairan Jakarta.

Sebelumnya, masyarakat sempat dihebohkan dengan beredarnya Telegram Panglima TNI bernomor TR/283/2026 yang berisi instruksi peningkatan status kesiapsiagaan menjadi siaga 1 bagi seluruh jajaran TNI. Telegram tersebut berisi tujuh poin arahan yang bertujuan mengantisipasi potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Salah satu poin penting dalam telegram tersebut memerintahkan Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI untuk menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta meningkatkan patroli di berbagai objek vital strategis dan pusat kegiatan ekonomi.

Objek yang dimaksud mencakup bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta api, terminal bus, hingga fasilitas infrastruktur penting seperti kantor perusahaan listrik negara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU