MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak --:--
Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--

Hangatnya Bukber Prabowo dengan Tokoh NU, Muhammadiyah, dan MUI

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan para ulama dan tokoh Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri para kiai, pimpinan pondok pesantren, serta pemimpin organisasi keagamaan dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan diawali dengan berbuka puasa bersama yang digelar di lingkungan Istana Merdeka.

- Advertisement -

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @prabowo, Presiden memperlihatkan momen kebersamaan saat berbuka puasa di meja bundar bersama sejumlah tokoh Islam terkemuka. Di antaranya Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Iskandar.

“Berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026),” tulis Prabowo dalam unggahannya.

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pesan hangat kepada umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

“Selamat berbuka puasa bagi saudara-saudara yang menjalankan,” lanjutnya.

Acara silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga momentum untuk berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, termasuk dinamika geopolitik global yang saat ini menjadi perhatian dunia.

Tercatat sebanyak 121 pemimpin umat yang terdiri dari ulama dan pimpinan pondok pesantren hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berkumpul di halaman tengah Istana Merdeka untuk berdialog sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan para tokoh agama.

Melalui pertemuan ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga komunikasi dan menjalin hubungan yang erat dengan para ulama serta pimpinan organisasi keagamaan di Indonesia.

Momentum Ramadan 1447 Hijriah juga dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, persatuan, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Silaturahmi ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan para tokoh agama, sekaligus memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru