HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lagu “Pikiran yang Matang” yang dirilis pada bulan Juni kini ramai menghiasi berbagai platform media sosial, termasuk TikTok. Kepopulerannya membuat banyak warganet tertarik menelusuri makna di balik lagu “Pikiran yang Matang” dari Perunggu yang sarat pesan mendalam.
Makna lagu tersebut terasa relevan dengan kondisi banyak orang di era digital saat ini. Liriknya menggambarkan ajakan untuk mengubah kebiasaan, khususnya mengurangi aktivitas membuka dan menggulir media sosial secara berlebihan.
Secara garis besar, lagu ini bercerita tentang seseorang yang memilih menjauh dari dunia maya setelah menyadari bahwa waktunya telah banyak terbuang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Dari keputusan tersebut, ia kemudian merasakan berbagai dampak positif dalam hidupnya.
Lirik Lagu Pikiran yang Matang
Dinding yang mulai berjamur
Setengah dua dan kubutuh tidur
Isi kepalaku tak lebih penuh
Dari TransJakarta kemarin subuh
Mulai hari ini saja
Berhenti menyaksikan polahmu
Tak apa jika semuanya terlewat
Tak pernah berdampak penting bagiku
Hei, aku tak perlu kenal dirimu
Atau membaca tulisanmu
Kuharap semua tetap begitu
Banyak yang butuhkan perhatianku dan
Hei, kau pernah sita semua waktuku
Dan tak kembalikan satu pun
Hidupmu biar kau yang tahu
Banyak yang butuhkan perhatianku
Hari ini tak lebih seru
Hari ini tak banyak terganggu
Hari ini oh biasa saja
Makin nyaman jauh dari drama
Hei, aku tak perlu kenal dirimu
Atau membaca tulisanmu
Kuharap semua tetap begitu
Banyak yang butuhkan perhatianku dan
Hei, kau pernah sita sеmua waktuku
Dan tak kembalikan satu pun
Hidupmu biar kau yang tahu
Banyak yang butuhkan perhatianku
Di laut yang tenang
Dan pikiran yang matang
Dan sеmua umpatan yang kuredam
Kan kutuai semua yang kutanam
(Di laut yang, di laut yang) Di laut yang tenang
(Pikiran yang, pikiran yang) Pikiran yang matang
Dan semua umpatan yang kuredam
Kan kutuai semua yang kutanam


