Diplomasi Presiden Prabowo Dorong Surplus Perdagangan Indonesia dengan AS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menilai diplomasi internasional yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto menjadi faktor utama yang mendorong kinerja perdagangan Indonesia, termasuk terciptanya surplus perdagangan dengan Amerika Serikat.

Budi mengatakan, posisi Indonesia yang tetap kuat di tengah risiko global tidak terlepas dari pendekatan diplomasi Presiden Prabowo yang mampu menjaga kepercayaan negara mitra.

“Jadi ya sangat-sangat dipengaruhi tentunya ya diplomasi yang selama ini dilakukan oleh Pak Presiden,” ujar Budi dalam Media Briefing Capaian Kinerja 2026 dan Program Kerja 2026 Kementerian Perdagangan, dikutip Holopis.com, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, cara Presiden Prabowo membangun hubungan luar negeri telah dikenal secara luas di tingkat internasional dan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas perdagangan.

“Saya pikir kita semua tahu ya bagaimana presiden dalam diplomasi internasional,” katanya.

Budi menjelaskan, kepercayaan dunia terhadap Indonesia membuat kinerja perdagangan nasional tetap positif, meskipun banyak negara menghadapi tekanan global, khususnya dalam hubungan dagang dengan Amerika Serikat. Kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap surplus perdagangan Indonesia.

- Advertisement -

“Itu kan salah satu modalitas sebenarnya keberdayaan dunia terhadap Indonesia. Ya, jadi meskipun dengan Amerika ini atau hampir semua negara yang sedang menghadapi Amerika, menghadapi risk global, tapi kita memang tetap tumbuh,” ujarnya.

Ia berharap, setelah berbagai perjanjian perdagangan disepakati, surplus tersebut dapat terus terjaga seiring meningkatnya ekspor Indonesia.

“Mudah-mudahan nanti kalau sudah disepakati, ekspor kita terus tetap meningkat,” kata Budi.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa banyak perusahaan investasi asal Amerika Serikat yang beroperasi di Indonesia dan aktif melakukan kegiatan ekspor. Aktivitas tersebut turut memperkuat neraca perdagangan Indonesia dengan AS.

“Perusahaan-perusahaan investasi Amerika yang ada di Indonesia yang banyak melakukan ekspor itu sangat-sangat banyak permintaan,” ujarnya.

Permintaan ekspor tersebut, lanjut Budi, terutama datang dari pasar Eropa dan Amerika Serikat yang tengah bersiap menghadapi implementasi perjanjian perdagangan. Perusahaan-perusahaan tersebut mulai menyiapkan langkah strategis agar siap saat perjanjian resmi diberlakukan.

“Jadi persiapan mereka untuk nanti juga bagaimana persiapan ketika diimplementasi perjanjian telah berlangsung,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Aisha Balqis Salsabila
Khoirudin Ainun Najib
Aisha Balqis Salsabila, Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU