Hari Lahan Basah Sedunia 2 Februari, Ini Peran Besarnya bagi Bumi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ada perayaan unik setiap 2 Februari yaitu Hari Lahan Basah Sedunia. Keunikan perayaan ini agar masyarakat dunia punya kepedulian terhadap lingkungan habitat yang penuh dengan spesies.

Menukil dari World Economic Forum, Senin, (2/2/2026), lahan basah menyimpan 20% karbon ekosistem organik. Meski hanya mencakup 1% permukaan Bumi, lahan basah seperti lahan gambut, hutan bakau, rawa garam, dan padang lamun menyimpan 20% karbon ekosistem organik di Bumi. Data itu merujuk makalah 2022 yang diterbitkan di Science.

Pun, tingkat penyerapan karbon yang tinggi dan penyerapan efektif per satuan luas di lahan basah ternyata jauh melebihi ekosistem laut dan hutan. Dengan demikian, keberadaan lahan basah sangat penting dalam membantu mengurangi krisis iklim.

Selain itu, lahan basah juga memberikan manfaat ekologis senilai triliunan dolar.
Jasa ekologis lahan basah telah dinilai lebih dari USD47 triliun per tahun. Misalnya, lahan basah menyediakan rumah atau tempat persinggahan bagi banyak spesies burung migrasi.

Kemudian, 40% dari semua spesies hidup atau berkembang biak di lahan basah
bisa mendukung tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Hal itu memungkinkan semua jenis hewan dan tumbuhan untuk berkembang, termasuk mikroba, katak, dan unggas air.

Selain itu, lahan basah bisa membantu kita beradaptasi dengan dampak perubahan iklim
Di dunia yang memanas dengan cepat, salah satu cara terbaik yang dapat kita lakukan untuk melawan dampak perubahan iklim seperti banjir atau kekeringan adalah dengan melindungi dan memulihkan lahan basah kita.

- Advertisement -

Lahan basah bertindak sebagai spons yang dapat mengatasi kekeringan dengan menyimpan air dan melepaskannya untuk menjaga aliran sungai jauh setelah hujan berhenti.

Selain itu, lahan basah juga bisa mengurangi risiko kebakaran hutan. Pasalnya, tanah yang terisi air mengurangi intensitas api dan menciptakan penghalang api alami.

Faktor Utama Mengendalikan

Menurut laman United Nations, lahan basah merupakan ekosistem di mana air yang menjadi faktor Utama pengendali lingkungan dan kehidupan tumbuhan serta hewan yang terkait. Definisi luas lahan basah mencakup ekosistem air tawar dan laut serta pesisir, seperti semua danau dan sungai.

Selain itu, mencakup pula akuifer bawah tanah, rawa dan paya, padang rumput basah, lahan gambut, oasis, hingga dataran pasang surut.

Lahan basah sangat penting bagi manusia dan alam. Hal itu mengingat nilai intrinsik ekosistem, manfaat dan jasanya.

Kemudian, lahan basah juga dinilai punya kontribusi untuk lingkungan, iklim, ekologi, sosial, ekonomi, ilmiah, dan Pendidikan. Kontribusi itu sebagai rekreasi, dan estetika terhadap pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan manusia.

Untuk diketahui, meski hanya mencakup sekitar 6 persen permukaan daratan Bumi, 40 persen dari semua spesies tumbuhan dan hewan hidup atau berkembang biak di lahan basah.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU