HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana longsor melanda pemukiman warga di Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (1/2).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, bencana tersebut menyebabkan setidaknya dua warga meninggal dunia.
“Peristiwa yang terjadi di Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, mengakibatkan dua jiwa meninggal dunia,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (2/2).
Abdul menjelaskan, korban meninggal dunia disebabkan setelah satu unit rumah kontrakan tertimpa material longsoran.
“Selain satu unit rumah mengalami rusak berat, tujuh unit rumah lainnya terancam karena berada di area rawan longsor,” jelasnya.
Abdul menyebut bahwa BPBD Kabupaten Bandung telah melakukan asesmen, kaji cepat, serta berkoordinasi dengan aparatur desa dan kecamatan setempat.
Kondisi terkini material longsor telah dibersihkan oleh masyarakat bersama tim gabungan.
Merespons berbagai kejadian bencana hidrometeorologi basah, Abdul mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi, seperti BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah.
Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, serta menyiapkan kebutuhan darurat seperti dokumen penting, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi. Kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila terjadi hujan lebat berkepanjangan atau kenaikan tinggi muka air.
“Pemerintah daerah diharapkan memperkuat sistem peringatan dini, memastikan kesiapan infrastruktur pengendalian banjir, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dan dengan masyarakat,” imbaunya.
“Edukasi publik, simulasi kesiapsiagaan, dan respons cepat saat kondisi darurat menjadi kunci dalam melindungi warga dan mengurangi dampak bencana,” sambungnya.


