Adapun Kerja sama antara Nadiem Makarim dengan Yayasan PSPK dituangkan dalam Nota Kesepahaman Nomor 281/NAD-IFA/PSPK/XI/2019 Nomor: 25/XI/NK/2019 tanggal 27 November 2019. Merdeka Belajar merupakan program yang dibuat Najeela Shihab di yayasan PSPK.
“Ruang lingkup nota kesepahaman antara Kemendikbud dengan Yayasan PSPK di antaranya melaksanakan Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM dengan program Merdeka Belajar merupakan program yang dibuat oleh Najeela Shihab di PSPK yang diambil oleh Nadiem Anwar Makarim ketika menjabat sebagai Mendikbud untuk diterapkan di Kemendikbud,” pungkas Jaksa.
Dalam sejumlah pemberitaan, Najelaa Shihab sebelumnya mengklaim tak pernah terlibat dalam perencanaan pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang saat itu sedang dijabat Nadiem.
“Saya tidak pernah ikut membahas baik secara langsung maupun dalam WA grup khusus tentang persiapan atau perencanaan pengadaan Chromebook dan peralatan Teknologi Informasi, karena program ini bukanlah merupakan bagian dari lingkup pekerjaan PSPK yaitu substansi kebijakan pendidikan, bukan sarana dan prasarana,” ucap Najelaa beberapa waktu lalu.
Namun, pendiri sekolah Cikal itu tak membantah di beberapa grup WA yang diikutinya memang ada Nadiem. Selain Nadiem, kata Najelaa, ada juga mitra pendidikan independen maupun eksternal.
“Serta pejabat-pejabat kementerian selain Nadiem Makarim, untuk membahas saran maupun usulan rekomendasi dan kajian kebijakan pendidikan sesuai peran PSPK dalam mendukung kementrian, antara lain; pengembangan kurikulum dan penerimaan peserta didik baru,” kata Najelaa.

