Seolah Sengaja Pancing Emosi, Donald Trump Edit Peta Kanada dengan Bendera AS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Saat sebagian dunia terlelap, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru memicu perhatian publik lewat unggahan bernuansa provokatif di media sosial miliknya, Truth Social. Dalam unggahan larut malam pada Selasa, Trump membagikan gambar editan yang memperlihatkan bendera Amerika Serikat menutupi sebagian wilayah Amerika Utara dan Selatan.

Gambar tersebut menampilkan peta yang mencakup Kanada, Greenland, hingga Venezuela, seolah berada di bawah pengaruh Amerika Serikat. Unggahan itu dipublikasikan tepat sebelum pukul 01.00 waktu setempat dan memperlihatkan Trump sedang menunjukkan peta dari Ruang Oval, sementara sejumlah pemimpin Eropa tampak memperhatikan.

- Advertisement -

Unggahan tersebut memperkuat pernyataan Donalt Trump sebelumnya terkait ambisi geopolitiknya. Ia berulang kali menyatakan keinginan untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 Amerika Serikat yang disebutnya sebagai negara yang “disayangi”. Dengan dalih keamanan nasional, Trump juga secara terbuka mendorong upaya pencaplokan Greenland, wilayah otonom milik Denmark.

Padahal, Kanada, Denmark, dan Amerika Serikat merupakan sekutu dalam aliansi keamanan NATO. Baik Kanada maupun Denmark telah secara tegas menolak ambisi ekspansionis yang disuarakan Trump.

- Advertisement -

Sementara itu, pemerintahan Trump juga dilaporkan berupaya memperketat kendali terhadap industri minyak Venezuela. Langkah tersebut menyusul operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari yang disebut menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya.

Diketahui, versi asli gambar peta tersebut pertama kali dirilis oleh Gedung Putih pada 18 Agustus 2025. Dalam foto tersebut, Trump dikelilingi sejumlah pemimpin dunia di sekitar peta Ukraina. Mereka antara lain Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Langkah Trump di kawasan Amerika Utara dan Selatan dinilai sejalan dengan Strategi Keamanan Nasional Amerika Serikat yang dirilis pemerintahannya pada akhir 2025. Dokumen tersebut secara eksplisit menyebut ambisi Washington untuk memperkuat dominasinya di Belahan Barat.

“Amerika Serikat harus menjadi yang terdepan di Belahan Barat sebagai syarat keamanan dan kemakmuran kita—suatu syarat yang memungkinkan kita untuk menegaskan diri dengan percaya diri di mana dan kapan pun kita membutuhkannya di kawasan ini,” demikian bunyi dokumen tersebut, dikutip Holopis.com, Rabu (21/1).

Tak lama sebelum pelantikan keduanya pada Januari 2025, Trump juga sempat mengunggah dua peta serupa di Truth Social, yang kembali menegaskan arah kebijakan luar negerinya.

Foto asli Donald Trump
Foto asli Donald Trump dan peta Amerika dan Kanada tanpa diedit. [Foto: Gedung Putih]

Seorang profesor urusan publik dan internasional dari Universitas Ottawa, Michael Williams, menilai fokus pemerintahan Trump terlihat jelas dalam upaya menempatkan Amerika Serikat sebagai kekuatan dominan di Belahan Barat.

“Tidak seperti kebijakan AS yang memandang negara-negara kontinental terdekat sebagai teman dan sekutu, visi Trump melihat kedekatan geografis negara-negara ini (Kanada, Meksiko, Greenland/Denmark) dan hubungan ekonomi serta militer mereka yang erat dengan AS, sebagai tanda kelemahan dan sumber pengaruh yang dapat dieksploitasi oleh AS dalam membangun inti kontinental hegemoni hemisferiknya,” ujar Williams.

Sementara itu, Trump sendiri menegaskan kembali pandangannya terkait Greenland dalam pernyataan kepada wartawan awal Januari lalu.

“Saat ini Greenland sangat strategis. Kita membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional,” kata Trump.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru