Manuver Negara NATO Tak Digubris, Trump Tetap Ngotot Mau Kuasai Greenland

20 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sepertinya tak peduli dengan langkah sejumlah negara Eropa yang mengirimkan tentara ke Greenland. Trump tak terpengaruh dengan keberadaan tentara anggota NATO itu di Greenland.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan Presiden AS Donald Trump tak peduli dengan manuver sejumlah negara Eropa yang ikut campur terhadap rencana AS mengakuisisi Greenland. Kata dia, Trump dipastikan akan tetap mengakuisisi Greenland.

- Advertisement -

“Saya rasa kehadiran pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden. Dan, sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,” kata Leavitt dikutip dari Aljazeera, Jumat, (16/1/2026).

Dari laporan Aljazeera, sikap sejumlah negara Eropa karena melihat tindakan AS yang menggulingkan rezim pemerintahan Nicolas Maduro di venezuela. Ada kekhawatiran Trump membenarkan omongannya soal keinginan mencaplok Greenland.

- Advertisement -

Sebelumnya, Denmark mengumumkan rencananya untuk meningkatkan kehadiran militernya di Greenland. Sikap Denmark itu setelah pertemuan menteri luar negeri Denmark dengan perwakilan Greenland serta utusan dari Gedung Putih di Washington DC.

Pertemuan itu untuk membahas keinginan Trump untuk mengambil alih wilayah semi-otonom Denmark. Trump ngebet mencaplok Greenland karena ingin manfaatkan sumber daya mineralnya. AS berdalih ingin akuisisi Greenland sebelum wilayah itu dikuasai Rusia dan China.

Adapun tentara dari Prancis, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya sudah mulai tiba di Greenland. Langkah mereka untuk membantu meningkatkan keamanan pulau Arktik.

Hal itu dilakukan karena dalam pertemuan antara Denmark, Greenland, dan AS tak menemukan ada kesepakatan.

Prancis sejauh ini sudah mengirimkan 15 tentara dan Jerman 13. Norwegia dan Swedia juga berpartisipasi.

Misi ini digambarkan sebagai latihan pengakuan wilayah dengan mengirimkan pasukan yang akan menancapkan bendera Uni Eropa di Greenland sebagai tindakan simbolis.

“Unsur-unsur militer Prancis pertama sudah dalam perjalanan. Dan yang lain akan menyusul,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Otoritas Prancis menyampaikan pesan bahwa misi dua hari ini sebagai cara untuk menunjukkan bahwa pasukan Uni Eropa bisa dikerahkan dengan cepat jika diperlukan.

Adapun, Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan 13 tentara yang dikirim ke Greenland merupakan tim pengintai.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
20 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru