HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Seorang remaja di Makassar menjadi korban kebrutalan geng motor saat melintas di Jalan Sultan Alauddin Lorong 2D, Kecamatan Tamalate, Sabtu (10/1) dini hari.
Korban merupakan AD (16) pelajar SMA kelas I yang sebelum kejadian tengah berboncengan bersama dua orang temannya.
Salah seorang teman AD berinisial AAF (15) mengungkapkan, awalnya mereka bertiga hendak mencari makan pada sekira pukul 03:30 Wita dini hari.
Namun di tengah perjalanan, mereka berpapasan dengan seorang pengendara motor yang telah lebih dulu dikejar oleh geng motor.
”Saya mau ke luar dari itu lorong. Terus tiba-tiba geng motor langsung masuk menyerang,” ungkapnya, Minggu (11/1).
Ia mengaku sempat ditanyai oleh kawanan geng motor tersebut. Sementara seorang temannya yang lain sudah kabur ke dalam lorong.
”Saya bertiga sama temanku, temanku satu lari ke belakang, ke lorong-lorong. Saya sama temanku yang kena busur,” ucapnya.
Setelah itu, ia bersama AD pun langsung dikeroyok oleh kawanan geng motor yang perkiraannya berjumlah 30 orang lebih.
”Sudah keroyok kami mereka kabur. Temanku bilang, saya kena busur, tolong bawa saya ke rumah sakit,” katanya menirukan AD yang saat itu sudah terkena anak panah.
Warga sekitar pun langsung membawa AD yang terkena busur ke RS Bhayangkara Makassar.
”Saya tidak kena, saat dia lepaskan busur, saya lompat jadi tidak kena kakiku, ternyata temanku yang kena di perutnya,” terangnya.
Diketahui imbas dari penyerangan ini, korban AD harus mengalami luka serius pada bagian perut akibat tertancap anak panah.


