HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan proses pencarian korban bencana di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat resmi dihentikan, meski ratusan orang masih dinyatakan hilang. Kendati demikian, tim SAR gabungan tetap disiagakan di lokasi terdampak.
“Untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat, proses pencarian ini sudah dihentikan tapi tim SAR masih terus stand by,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Holopis.com, Jumat (9/1/2026).
Abdul menjelaskan, penghentian pencarian bersifat operasional. Tim SAR hanya akan kembali melakukan pencarian apabila ada laporan atau informasi baru dari masyarakat terkait dugaan lokasi keberadaan korban.
“Artinya jika ada informasi dari masyarakat, ada informasi lokasi atau posisi yang mungkin diindentifikasi sebagai korban maka tim SAR akan melakukan pencarian di titik tersebut,” kata Abdul.
Hingga Jumat (9/1/2026), jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di wilayah Sumatera tercatat mencapai 1.182 orang, sementara 145 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
BNPB mencatat, korban hilang tersebar di tiga provinsi terdampak, yakni 31 orang di Aceh, 42 orang di Sumatera Utara, dan 72 orang di Sumatera Barat.
Berikut sebaran lengkap korban meninggal dunia, hilang, dan pengungsi per Jumat (9/1/2026):
Provinsi Aceh
- Meninggal dunia: 544 orang
- Hilang: 31 orang
- Mengungsi: 214.084 orang
Sumatera Utara
- Meninggal dunia: 374 orang
- Hilang: 42 orang
- Mengungsi: 13.689 orang
Sumatera Barat
- Meninggal dunia: 264 orang
- Hilang: 72 orang
- Mengungsi: 10.854 orang

