HOLOPIS.COM, JAKARTA – KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang merupakan unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL kembali mengukir prestasi dalam misi perdamaian dunia. Kali ini, KRI SIM-367 sukses menggelar Latihan Winch (Winchex) dan Medical Evacuation (Medevac) bersama Angkatan Udara Lebanon atau LAF-AF.
Latihan gabungan dalam misi perdamain dunia itu dilakukan di Area Operasi Maritim (AMO) Perairan Mediterania, Lebanon, Selasa (23/12/2025).
Komandan KRI SIM-367 sekaligus Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah Annarullah menjelaskan dalam Latihan itu, helikopter Bell AB 212 dari 5th Squadron LAF Air Force dengan call sign “Phoenix” dan KRI SIM-367 bermanuver di helideck KRI SIM-367. Semua armada itu melakukan latihan Winch maupun Medevac.
“Dalam latihan ini, helikopter menjalankan skenario pengiriman logistik menggunakan helikopter maupun evakuasi medis melalui jalur Udara,” kata Letkol Anugerah dikutip dari keterangan resmi Dispen AL, Rabu, (24/12/2025).
Menurut dia, metode ini dilakukan sebagai metode operasi di tengah laut tanpa harus mendarat. Pelatihan itu dengan memanfaatkan peralatan hoist yang dimiliki helikopter.
Lalu, Heli AS 565 MBe Panther HS-1306 dengan callsign “Garuda” yang diawaki Capt Pilot Kapten Laut (P) Ardy A. Paath dan Copilot Kapten Laut (P/W) Andi Q. Wetuffahati turut berperan dalam misi Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR) serta dokumentasi (Photex).
Letkol Anugerah menuturkan latihan ini merupakan mandat resolusi Dewan Keamanan PBB yang diemban oleh unsur-unsur MTF UNIFIL. Misi Latihan ini memberikan pelatihan kepada prajurit LAF.
Selain itu, menurut dia, kegiatan Latihan itu juga merupakan sarana penguatan hubungan bilateral antara TNI AL dan LAF yang sudah terjalin erat sejak misi pertama pada tahun 2009.
Dia mengatakan penunjukan KRI SIM-367 dalam kegiatan ini juga sebagai bentuk kepercayaan terhadap profesionalisme TNI dalam melaksanakan tugas misi internasional. Upaya itu juga mencerminkan implementasi nyata dari visi Panglima TNI ‘PRIMA’.
“Di mana salah satu pilar utamanya adalah menjadikan TNI sebagai kekuatan profesional di semua bidang tugas,” tutur Letkol Anugerah.
Sementara, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) TNI Laksamana Muhammad Ali mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL. Dia mengingatkan agar seluruh prajurit Jalasena yang menjalankan misi perdamaian dunia selalu memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang dipercayakan kepada mereka.
“Serta menjaga nama baik TNI AL, bangsa, dan negara agar tetap dikenal di dunia internasional,” ujar Letkol Anugerah.


