HOLOPIS.COM, BANDUNG – Warga Jawa Barat tampaknya benar-benar tidak bisa diam di rumah. Data terbaru dari BPS semester pertama 2025 menunjukkan bahwa provinsi dengan penduduk 50,34 jiwa ini secara konsisten memegang rekor perjalanan tertinggi di Indonesia.
Bayangkan saja, sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat ada lebih dari 180 juta perjalanan yang dilakukan warga Jabar. Itu artinya, rata-rata ada 18 juta pergerakan orang setiap bulannya.
Melihat fenomena “hobi jalan-jalan” yang masif ini, OONA Insurance Indonesia tidak mau tinggal diam. Mereka resmi menggandeng Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Jawa Barat untuk memastikan ratusan juta perjalanan tersebut tidak hanya seru, tapi juga aman terlindungi.
Julien Pierre Combaret, Direktur OONA Insurance Indonesia, menjelaskan bahwa integrasi asuransi kini dimulai sejak tahap perencanaan di agen travel. “Kami paham, traveler itu paling percaya sama agen perjalanannya. Jadi, kita masukkan perlindungan OONA langsung saat mereka pesan tiket atau paket wisata,” ungkapnya.
Hal yang menarik dari kolaborasi ini adalah cakupannya yang sangat luas dan inklusif bagi segala jenis pelancong. Pertama, untuk para wisatawan domestik, OONA hadir memberikan proteksi maksimal bagi warga Jabar yang ingin mengeksplorasi keindahan alam dan budaya di berbagai penjuru Indonesia tanpa rasa was-was.
Kedua, kolaborasi ini juga menyasar sektor inbound tourism. Ini berarti para turis mancanegara yang datang berkunjung ke Indonesia mendapatkan perlindungan finansial, bahkan untuk aktivitas petualangan yang memacu adrenalin. Perlindungan tetap berlaku meskipun mereka melakukan hobi berisiko tinggi seperti diving di perairan jernih atau trekking di pegunungan yang menantang.
Terakhir, bagi para global traveler yang bermimpi menginjakkan kaki di luar negeri, kerja sama ini menjadi solusi praktis. OONA menyediakan paket perlindungan perjalanan internasional yang telah memenuhi standar persyaratan ketat visa schengen, sehingga proses persiapan liburan ke Eropa menjadi jauh lebih mudah dan lancar.
Ketua ASTINDO Jawa Barat, Joseph Sugeng Irianto, menambahkan bahwa asuransi adalah investasi ketenangan pikiran. “Prioritas kami adalah memastikan traveler aman. Kami merekomendasikan OONA karena preminya terjangkau tapi manfaatnya lengkap, mulai dari urusan bagasi hilang sampai biaya medis darurat,” kata Joseph saat acara penandatanganan di Bandung.
Langkah di Jawa Barat ini hanyalah “pemanasan”. OONA Insurance berencana memperluas jaringan ini ke berbagai provinsi lain di Indonesia melalui DPD ASTINDO lainnya.
Jadi, buat warga Jawa Barat yang masuk dalam statistik 18 juta perjalanan bulan depan, sepertinya sudah saatnya memasukkan “perlindungan perjalanan” ke dalam daftar wajib bawa, selain kamera dan baju ganti. Karena seindah-indahnya pemandangan, jauh lebih indah jika hati tenang karena sudah terproteksi.


