HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sedikitnya dua orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya mengalami luka dalam insiden penembakan yang terjadi di Universitas Brown, Providence, Negara Bagian Rhode Island, Amerika Serikat, pada Sabtu (13/12) sore waktu setempat, menurut laporan media AS. Kepolisian Providence menyatakan insiden tersebut masih dalam tahap penyelidikan aktif.
“Terjadi beberapa tembakan di area Universitas Brown. Ini adalah penyelidikan aktif. Harap berlindung di tempat aman atau hindari area tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian pernyataan Kepolisian Providence, dikutip Holopis.com, Minggu (14/12).
Sekitar pukul 16.20 waktu setempat, pihak universitas mengirimkan peringatan darurat kepada para mahasiswa melalui pesan teks. Dalam peringatan tersebut, mahasiswa diminta mengunci pintu, mengaktifkan mode senyap pada ponsel, serta tetap bersembunyi hingga ada instruksi lanjutan.
Universitas juga mengimbau mahasiswa untuk berlari, bersembunyi, atau melawan hanya sebagai upaya terakhir demi melindungi diri.
Polisi mengonfirmasi bahwa penembakan terjadi di sekitar area akademik dan penelitian di dalam kampus. Aparat penegak hukum segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan situasi.
Sebagai informasi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) telah berada di lokasi kejadian untuk membantu penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.


