Mata Elang Tewas Tragis Dikeroyok di Kalibata, Polisi Buru Pelaku

0 Shares

HOLOPIS.COM. JAKARTA – Polisi memburu pelaku pengeroyokan yang menewaskan debt collector atau mata elang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Imbas pengeroyokan hingga tewas itu, rekan-rekan korban diduga ingin membalas dengan mendatangi lokasi kejadian. Aksi anarkis terjadi dengan membakar tenda sejumlah pedagang dan kendaraan di Kalibata.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan pihaknya sudah mengamankan lokasi. Dia bilang personel Polri termasuk dari Samapta dan Brimob juga dikerahkan ke lokasi.

Nicolas mengatakan aksi anarkis yang merusak dengan membakar tenda PKL hingga motor itu imbas dari aksi pengeroyokan yang menewaskan seorang matel. Diduga rekan-rekan korban yang emosi mengira bahwa pelaku pengeroyokan merupakan warga dekat lokasi kejadian di Kalibata.

Aksi sekelompok orang itu pun diduga salah sasaran. Mereka pun berbuat anarkis dengan membakar tenda dan merusak kios warung milik pedagang. Motor dan mobil yang ada area itu pun ikut dirusak serta dibakar.

“Korban ini mempunyai teman-teman kurang lebih 100 orang datang ke lokasi itu merusak warung, tenda dan motor di sekitar,” kata Kombes Nicolas kepada awak media, Kamis malam, (11/12/2025).

Dia menjelaskan polisi tengah menyelidiki aksi pengeroyokan yang menewaskan satu orang mata elang dan satu lainnya luka parah. Para terduga pelaku kini tengah diburu.

- Advertisement -

Selain itu, polisi juga menyelidiki aksi anarkis yang sengaja merusak, membakar tenda pedagang hingga motor.

“Polda serta Polsek masih koordinasi dan kolaborasi untuk menyelidiki pelaku pengeroyokan. Kami juga akan mengungkap pelaku yang sengaja merusak di lokasi pengeroyokan,” tuturnya.

Insiden pengeroyokan brutal terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis sore, (11/12). Pengeroyokan itu dilakukan sejumlah pria terhadap dua mata elang yang mencegat seorang pemotor.

Imbas pengeroyokan itu, satu mata elang tewas dan satu lainnya babak belur luka parah.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan dari keterangan saksi, sebelum pengeroyokan, mata elang tengah mencegat seorang pengendara motor. Kemudian, datang sejumlah pria yang turun dari mobil menghampiri dua mata elang. Lalu, terjadilah pengeroyokan. Jumlah pelaku pengeroyokan diduga lebih dari tiga.

“Dari keterangan saksi, mereka samperin terus langsung ngeroyok. Jumlah pengeroyok lebih banyak dari mata elang itu,” kata Kompol Mansur, Kamis, (11/12/2025).

Kompol Mansur mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami motif pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku. Usai melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi dan dua korban dengan luka parah. “Abis keroyok, itu mereka langsung pergi kabur, begitu saja,” tutur Kompol Mansur.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU