Viral Digerebek Klien, Pemilik WO Ayu Puspita Diamankan Polisi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polisi mengamankan pemilik wedding organizer (WO) bernama Ayu Puspita yang sebelumnya viral digeruduk kliennya karena dugaan penipuan. Ayu diamankan polisi bersama sejumlah orang yang diduga bagian dari WO.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi Onkoseno G Sukahar, mengatakan ada lima orang termasuk Ayu Puspita yang diamankan terkait kasus dugaan penipuan

- Advertisement -

“Ada lima orang dari pihak WO itu. Sekarang lagi kita periksa. Iya termasuk pemilik pihak WO dan staf-stafnya,” kata Onkoseno kepada awak media, Senin 8 Desember 2025.

Onkoseno menjelaskan, dalam kasus ini, pihak pelapor yang merupakan korban dugaan penipuan sudah membuat laporan. Kata dia, lebih dari 80 orang yang sudah melapor ke polisi. Dari dugaan sementara, para pelapor mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

- Advertisement -

“Laporan ke kami 87 orang yang terjadi di berbagai tempat,” lanjut Onkoseno.

Dia bilang para korban melaporkan Ayu karena menawarkan jasa WO paket prosesi pernikahan. “(Bentuk penipuan) dia menawarkan paket pernikahan, pada kenyataannya dia tidak memenuhi ketentuan itu,” jelas Onkoseno.

Nama Ayu Puspita tengah viral di media sosial. Pemilik wedding organizer (WO) itu sempat digeruduk sejumlah kliennya karena dugaan penipuan jasa penyediaan acara resepsi pernikahan.

Dari video yang viral di sejumlah akun TikTok, penggerudukan klien ke rumah Ayu di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur itu terjadi pada Minggu sore, 7 Desember 2025. Para korban dalam video viral itu menuntut Ayu selaku bos WO bisa bertanggungjawab.

@zahrasucirr

#byayupuspita #byayupuspitawedding

♬ original sound – Rahmafebiyusi – Rahmafebiyusi

 

Dari video yang terlihat, para korban emosi dan menanyakan kesanggupan Ayu bisa mengganti kerugian yang sudah mereka alami. Bahkan, ada korban yang minta jaminan agar Ayu bisa menjual asetnya untuk mengganti kerugian.

Berdasarkan keterangan polisi yang disampaikan Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko mengatakan, para korban yang geram datang dari berbagai wilayah seperti Bekasi, Bogor, hingga Depok.

“Korbannya banyak, ada yang dari Cileungsi, Bogor, Cimanggis, Bekasi, dan ada juga yang datang ke sini (Polsek Cipayung),” kata Iptu Edy.

Dia bilang para korban pun sudah diarahkan ke Polda Metro. Sebab, sebagian pelapor juga sudah melapor ke Polda Metro Jaya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru