HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Darat terus mengintensifkan dukungan kemanusiaan untuk membantu penanganan tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera. Sudah 21.707 personel TNI AD dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kadispenad Kolonel Inf Donny Pramono menjelaskan pengiriman bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui jajaran Kodam dan satuan territorial. Koordinasi bantuan itu dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat.
Menurut dia, kebutuhan mendesak itu mulai dari logistik, evakuasi, pendirian dapur lapangan, pemulihan sarana umum, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Pun, bantuan yang dikirim mencakup obat-obatan, makanan siap saji, tenda pengungsian, perlengkapan sanitasi, alat penjernih air, selimut, tenda serbaguna hingga alat untuk mengangkat beban berat.
Donny menuturkan langkah cepat pihaknya jugawujud kehadiran TNI AD dalam meringankan beban masyarakat di masa darurat.
Dia bilang TNI AD akan terus memantau perkembangan di tiga wilayah terdampak. Kata Donny, bantuan pengerahan pasukan merupakan tahap awal. Jumlanya akan ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.
“Prajurit juga dikerahkan untuk membantu evakuasi, membuka akses, dan memastikan distribusi logistik berjalan lancar,” kata Donny, dalam keterangan Puspen TNI, Senin (1/12/2025).

Di Aceh, prajurit dari Kodam Iskandar Muda melakukan evakuasi warga. Selain itu, membantu buka jalur yang tertutup material longsor, serta
memperkuat distribusi bantuan.
Pun, di Sumatera Barat, Kodam XX/TIB juga meningkatkan dukungan alat berat dan penguatan posko akibat dampak banjir bandang. Lalu, di Sumatera Utara, personel TNI AD memfokuskan bantuan pada pemulihan fasilitas umum dan pengiriman logistik menuju wilayah terisolasi.
Kemudian, sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, pengiriman bantuan lanjutan juga dilakukan melalui pesawat Hercules dan Kapal KRI. Untuk bantuan yang diberangkatkan Minggu (30/11/2025) antara lain tenda serba guna, velbed, genset, alat dapur lapangan, kompor lapangan, kompor gas, alat penjernih air portable, aki, ban truk, kantong jenazah, LCR dan OBM, Starlink, hingga obat-obatan antibiotik.
Selanjutnya, pada Senin hari ini, Kapal KRI akan mengangkut mobil Reverse Osmosis (RO), excavator, jembatan Bailey, dan buldoser.
Sementara, pada Selasa esok, Kapal ADRI mengangkut ban kendaraan 4×4, ransel kesehatan, tandu lipat, matras lipat, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan wanita, alat mandi, alat dapur lapangan, serta kendaraan Maung
Adapun untuk mendukung mobilitas udara, TNI AD juga mengerahkan alutsista berupa 3 unit Heli Bell 412, 2 unit Heli Mi-17. Selain itu, ada 1 pesawat CASA, yang disebar untuk memperkuat operasi kemanusiaan melalui BKO Kodam IM, Kodam I/BB, dan BNPB.
Donny menuturkan pengerahan pasukan juga sebagai upaya pelaksanaan tugas TNI AD dalam operasi militer selain perang (OMSP). Hal itu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Kami bergerak cepat dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, Polri, serta seluruh unsur terkait. Prioritas kami adalah keselamatan warga dan percepatan pemulihan di seluruh wilayah terdampak,” ujarnya.

