Gebyak Topeng jadi Magnet Wisata Budaya Kuno di Malang

0 Shares

HOLOPIS.COM, MALANG – Bagi pencinta wisata budaya yang mencari pengalaman mendalam, kawasan Boon Pring di Turen, Kabupaten Malang, adalah harta karun yang tak terduga.Pada 8–9 November 2025, ribuan warga dan wisatawan disedot oleh magnet pementasan Gebyak Wayang Topeng Malang, sebuah perayaan seni yang membuktikan bahwa tradisi kuno bisa menjadi denyut nadi ekonomi kreatif modern.

Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Malang menjadikan Gebyak Wayang Topeng sebagai sorotan utama, sebuah pilihan yang cerdas mengingat nilai historisnya yang luar biasa.

- Advertisement -

Kesenian Topeng Malang yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia telah membawa serta kisah Panji, epos nusantara yang keagungannya telah diakui UNESCO sebagai Memory of the World sejak 2017.

Menyaksikan Gebyak di tengah suasana asri Boon Pring terasa seperti melangkah ke dimensi waktu lain. Sepuluh kelompok seni dari berbagai penjuru Malang (dari Brang Wetan hingga Brang Kidul) menampilkan lakon-lakon klasik.

- Advertisement -

Seperti “Sekartaji Boyong” dan “Panji Wisuda,” diiringi tabuhan gamelan yang magis. Gerakan lincah para penari topeng yang dikurasi oleh maestro seperti Ki Soleh Adi Pramono menghadirkan energi yang memukau.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto, menyebut festival ini sebagai strategi terpadu: “Pelestarian budaya harus berdampak ekonomi, agar tradisi tidak hanya dikenang, tetapi juga menghidupi,” ujarnya.

Festival Ekraf ini menawarkan paket lengkap bagi wisatawan. Selain pertunjukan topeng yang menampilkan beragam gaya khas, pengunjung dapat menjelajahi Pasar Deling Boon Pring, sebuah pameran produk kreatif dari 20 tenant lokal yang menampilkan hasil kerajinan dan kuliner otentik.

Wisatawan juga disuguhkan dengan Festival Band Pelajar dan pemutaran film-film lokal seperti Es Teh Hangat. Puncak acara ditandai dengan peluncuran logo branding pariwisata Kabupaten Malang, menandai era baru promosi wisata daerah.

Gebyak Wayang Topeng Malang bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah undangan untuk menyelami jati diri masyarakat Malang. Ini adalah ruang kolaborasi yang mempertemukan seniman, pelaku ekonomi, dan masyarakat, membuktikan bahwa warisan budaya dapat menjadi fondasi kuat bagi pariwisata yang berkelanjutan.

Festival ini menawarkan keindahan alam sekaligus kekayaan sejarah yang diakui dunia, Festival Ekraf Malang di Boon Pring adalah agenda yang tak boleh terlewatkan. Malang kini tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga panggung budaya yang hidup dan menghidupi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru