Mendag Busan Bertemu Menteri Ekonomi Meksiko, Dorong Pembentukan CEPA dengan Indonesia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) mendorong Meksiko untuk memperkuat hubungan perdagangan dengan Indonesia melalui pembentukan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA).

Dalam hal ini pula, Indonesia mengapresiasi kemajuan pembahasan rencana perjanjian perdagangan bilateral dengan Meksiko sebagai tahap awal penguatan kerja sama menuju perundingan secara formal.

Hal itu disampaikan Mendag Busan pada sesi pertemuan bersama Menteri Ekonomi Meksiko, Marcelo Luis Ebrard Casaubon dalam sela-sela Rangkaian Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC Economic Leaders Meeting) di KTT APEC 2025, Gyeongju, Korea Selatan, Kamis (30/10).

“Indonesia memandang bahwa pembentukan CEPA dengan Meksiko akan menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama ekonomi. Melalui CEPA, kedua negara dapat memperkuat kolaborasi di bidang barang, jasa, investasi, dan pembangunan kapasitas ekonomi sesuai prioritas diversifikasi masing-masing,” ungkap Mendag Busan pascapertemuan, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Indonesia dan Meksiko belum memiliki perjanjian atau kerja sama perdagangan secara bilateral. Untuk itu, Indonesia membuka pembahasan dengan Meksiko terkait penjajakan peluang kerja sama perdagangan bilateral. Pendekatan tersebut dilakukan pada Mei dan Oktober 2025 oleh Kedutaan Besar RI Mexico City, Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Mexico City, dan Kementerian Perdagangan RI.

Menurut Mendag Busan, pendekatan bertahap (incremental approach) yang dimulai dari perdagangan barang dapat menjadi opsi dalam menjalankan perundingan. Pendekatan ini memungkinkan kedua negara untuk maju dengan kecepatan yang terukur sambil memastikan hasil yang nyata dan seimbang.

- Advertisement -

Selain mendorong dibentuknya CEPA, Mendag Busan dan Menteri Casaubon mendiskusikan sejumlah kebijakan perdagangan Meksiko dan dampaknya bagi Indonesia. Mendag Busan berharap, berbagai upaya Meksiko untuk memperkuat pasar domestiknya tidak berpotensi menciptakan hambatan bagi pelaku usaha Indonesia yang selalu berkontribusi mendukung rantai pasok industri Meksiko.

“Kami ingin memastikan kebijakan-kebijakan Meksiko tidak menimbulkan dampak diskriminatif terhadap produk ekspor Indonesia,” kata Mendag Busan.

Sementara itu, Menteri Casaubon menyampaikan, Meksiko menanggapi dan menyambut positif usulan tersebut, menciptakan momentum untuk segera memulai proses perundingan. Menurut Menteri Casaubon, perundingan CEPA antara Indonesia dan Meksiko yang menggunakan pendekatan bertahap menjadi metode baru bagi Meksiko untuk menjalin hubungan perdagangan bilateral dengan negara mitranya.

Sekilas Perdagangan Indonesia-Meksiko

Meksiko menempati peringkat ke-21 sebagai tujuan ekspor dan ke-44 sebagai sumber impor bagi Indonesia. Pada Januari—Agustus 2025, total perdagangan Indonesia dan Meksiko mencapai USD 1,87 miliar. Ekspor Indonesia ke Meksiko tercatat sebesar USD 1,65 miliar, sementara impor Indonesia dari Meksiko USD 219,50 juta. Indonesia menikmati surplus terhadap Meksiko sebesar USD 1,43 miliar.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU