“Latihan ini menunjukkan bahwa TNI selalu siap menjadi kekuatan yang hadir untuk rakyat, untuk kemanusiaan, dan untuk dunia yang lebih baik,” jelas Brigjen Edi.
Menurut dia, militer Indonesia dan Australia siap berkolaborasi menjaga kawasan Indo Pasifik.
“Indonesia dan Australia berdiri berdampingan dalam semangat persahabatan, bekerja bersama untuk membangun dunia yang lebih tangguh dan damai,” ujar Brigjen Edi.
Pun, saat Latihan gabungan dihadiri oleh pengamat dari militer Amerika Serikat (AS) dan Timor Leste. Selain itu, melibatkan berbagai lembaga nasional, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Polri, dan Palang Merah Indonesia (PMI).


