Didit Hediprasetyo dan Tohpati Hadirkan Sentuhan Elegan di Film Jejak Rasa Yogyakarta

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Film pendek terbaru karya sutradara kenamaan Garin Nugroho berjudul Jejak Rasa Yogyakarta sukses mencuri perhatian setelah tayang perdana di ajang internasional Expo 2025 Osaka Kansai, Jepang.

Film berdurasi enam menit ini dibintangi oleh Maudy Ayunda dan menampilkan keindahan budaya, kuliner, serta kehangatan khas Yogyakarta.

Selain diarahkan oleh Garin Nugroho, proyek ini juga melibatkan dua nama besar di balik layar, yakni Didit Hediprasetyo sebagai produser dan Tohpati yang mengaransemen ulang lagu ikonik Yogyakarta milik KLa Project sebagai soundtrack utama film.

Kolaborasi Lintas Bidang yang Rayakan Budaya Indonesia

Sebagai produser eksekutif, Didit Hediprasetyo memberikan sentuhan artistik yang elegan pada keseluruhan konsep film.

Dikenal sebagai desainer dengan gaya visual yang halus dan berkelas, Didit menghadirkan Yogyakarta bukan sekadar lokasi, tetapi sebagai representasi dari rasa, tradisi, dan identitas budaya Indonesia yang mendalam.

Sementara itu, komposer dan gitaris legendaris Tohpati menghadirkan versi baru dari lagu Yogyakarta dengan aransemen yang lebih lembut namun tetap menyimpan nuansa nostalgia.

- Advertisement -

Sentuhan musik Tohpati memperkuat atmosfer emosional film, menghadirkan rasa hangat yang menyatu dengan visual Garin Nugroho dan narasi yang dibawakan Maudy Ayunda.

Film Jejak Rasa Yogyakarta menyoroti pengalaman seorang wisatawan lokal yang diperankan oleh Maudy Ayunda. Dalam kisahnya, Maudy tampil anggun mengenakan kebaya sambil menjelajahi ragam budaya Yogyakarta, mulai dari kesenian tradisional, kelezatan kuliner, hingga keindahan ikon kota seperti Tugu Yogyakarta, Candi Ratu Boko, dan Prambanan.

Garin Nugroho, yang dikenal lewat gaya penceritaan puitis dan sinematografi khasnya, mengemas film ini dengan narasi visual yang menenangkan namun kuat secara emosional. Tiap adegan seolah mengajak penonton menyelami kembali filosofi “ngayogyakarta” keseimbangan antara tradisi dan modernitas.

Melalui unggahan di media sosialnya, Maudy Ayunda mengungkapkan rasa bangga bisa terlibat dalam proyek ini. Ia menulis, “Senang dan bangga sekali bisa jadi bagian dari film pendek Jejak Rasa Yogyakarta, karya Mas Garin yang tayang perdana di Expo 2025 Osaka Kansai. Sebuah film yang merayakan cerita tradisi dan budaya kuliner Indonesia.”

Maudy juga menyampaikan terima kasih kepada Didit Hediprasetyo dan Happy Salma selaku produser eksekutif.

Kehadiran Jejak Rasa Yogyakarta di Expo 2025 Osaka Kansai menjadi momen penting bagi perfilman Indonesia di kancah global.

Paduan sinema, desain, dan musik yang dihadirkan Garin, Didit, dan Tohpati menjadikan film ini bukan hanya karya seni, tetapi juga representasi indah tentang identitas budaya Indonesia di mata dunia.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fisca Dwi Astuti
Fisca Dwi Astuti
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU