HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana alam berupa angin kencang melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat semenjak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, hujan disertai angin kencang menerjang Kecamatan Tanjung Harapan dan Lubuk Sikarah.
“Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (9/10).
Abdul menjelaskan bahwa satu akses jalan sempat tertutup pohon tumbang dan tidak dapat dilalui kendaraan.
“Petugas segera mengevakuasi material serta mendata kerusakan dan korban,” ujarnya.
Berdasarkan hasil kaji cepat, tercatat 177 rumah warga, 14 tempat usaha, dan dua kantor pemerintah terdampak cuaca ekstrem tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” imbuhnya.
Merespons kejadian bencana di sejumlah daerah yang didominasi oleh cuaca ekstrem, Abdul mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan memperkuat sistem peringatan dini serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.
“BNPB juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan lebat disertai petir, menghindari area rawan bencana, memangkas dahan pohon yang rawan roboh, dan terus memantau informasi cuaca resmi dari pemerintah agar langkah antisipasi dapat dilakukan sedini mungkin,” imbaunya.

