Selasa, 17 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 17 Feb 2026

Chiang Mai Destinasi Ecotourism Berbalut Oase Hijau

31 Shares

JAKARTA – Di tengah deru langkah modernisasi, ada sebuah kota di utara Thailand yang bernapas dalam irama alam. Dibalut kabut tipis dan udara sejuk, Chiang Mai di musim hujan menjelma menjadi surga bagi mereka yang mencari makna lebih dari sekadar destinasi liburan.

Di sini, perjalanan tak hanya tentang mengunjungi tempat, tetapi juga tentang menemukan koneksi dengan alam, tradisi, dan diri sendiri. Menjembatani destinasi tersebut, AirAsia MOVE, yang dikenal sebagai pendukung perjalanan yang fleksibel, kini bertransformasi menjadi pemandu wisata.

- Advertisement -

Mengajak para petualang untuk menyingkap pesona ekowisata Chiang Mai. Kota ini, dengan lanskap pegunungan yang diselimuti hamparan sawah hijau, membuktikan bahwa pariwisata bisa berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan.

“Menurut aku, Chiang Mai benar-benar definisi yang sempurna untuk tempat healing,” ujar Kadek Arini, seorang travel creator asal Indonesia yang baru-baru ini menjelajahi kota tersebut.

- Advertisement -

Pengalaman otentik seperti yang dirasakan Kadek adalah esensi dari petualangan di Chiang Mai. Mengabaikan anggapan bahwa musim hujan adalah halangan, justru inilah waktu terbaik untuk merasakan keasliannya. Berikut adalah empat destinasi yang direkomendasikan AirAsia MOVE.

1. Komunitas Thep Sadet: Aroma Kopi di Dataran Tinggi

Jauh di dataran tinggi Doi Saket, terdapat sebuah komunitas yang hidup harmonis dengan alam. Di sini, Anda dapat mengikuti jejak aroma kopi Arabika yang ditanam dan diolah dengan cara tradisional. Lebih dari sekadar mencicipi kopi, Anda akan belajar langsung dari petani lokal tentang praktik agrikultur yang menjaga kelestarian lingkungan, sebuah pelajaran berharga tentang bagaimana kenikmatan bisa sejalan dengan kepedulian.

2. On Tai Village: Merajut Warna dari Kekayaan Alam

Di desa ini, tradisi bukan hanya kenangan, melainkan praktik yang hidup. Pengunjung dapat menyaksikan keajaiban pewarnaan kain alami, di mana tanaman seperti indigo dan kunyit mengubah lembaran kain menjadi karya seni yang penuh warna. Mengikuti kelas tie-dye bersama para pengrajin lokal adalah cara unik untuk membawa pulang kenang-kenangan yang tidak hanya indah, tetapi juga berharga.

3. One Nimman: Denyut Kreativitas di Jantung Kota

Tampil dengan arsitektur ala Eropa yang menawan, One Nimman adalah pusat gaya hidup yang berdenyut dengan kreativitas anak muda. Berada di kawasan Nimmanhaemin, tempat ini adalah perpaduan sempurna antara kafe trendi, butik unik, dan galeri seni yang menarik. Saat malam tiba, pasar malamnya menjadi panggung bagi kuliner lezat dan musik yang menghidupkan suasana.

4. Wat Sri Suphan: Kilau Spiritualitas dan Seni Perak

Kuil ini, yang dijuluki Silver Temple, adalah sebuah mahakarya spiritual. Seluruh dindingnya dihiasi ukiran perak yang memancarkan cahaya redup, menciptakan atmosfer sakral yang memukau. Di balik keindahan spiritualnya, kuil ini juga menjadi tempat untuk belajar seni memahat logam bersama pengrajin setempat, sebuah pengalaman yang menghubungkan Anda dengan warisan budaya Chiang Mai.

Empat destinasi ini adalah bukti bahwa Chiang Mai menawarkan lebih dari sekadar pemandangan. Destinasi wisata ini adalah sebuah perjalanan jiwa yang memanjakan mata, menginspirasi pikiran, dan menyentuh hati.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
31 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru