JAKARTA – Alex Marquez harus menelan pil pahit di MotoGP Hungaria 2025. Rider Gresini Racing itu gagal tampil maksimal dan pulang dengan hasil jauh dari harapan. Namun, Alex tidak mau larut dalam kekecewaan. Ia bertekad bangkit di seri berikutnya yang jauh lebih spesial: MotoGP Catalunya di Barcelona, tanah kelahirannya.
Balapan di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, akhir pekan lalu memang jadi milik sang kakak, Marc Marquez. Rider Ducati Lenovo itu tampil dominan dengan merebut kemenangan di sprint race sekaligus main race. Tambahan poin penuh membuat The Baby Alien makin kokoh di puncak klasemen MotoGP 2025 dengan koleksi 455 poin, unggul 175 angka dari adiknya, Alex, yang masih bertahan di posisi kedua.
Sayangnya, Alex Marquez justru gagal mengimbangi performa kakaknya. Dalam sprint race, rider berusia 29 tahun itu hanya mampu finis di posisi kedelapan. Situasi makin sulit di main race ketika Alex harus puas finish ke-14. Hasil itu membuatnya hanya membawa pulang empat poin dari Hungaria, angka yang terbilang minim untuk menjaga jarak dari kejaran rival lain.
Beberapa masalah teknis dan non-teknis memperburuk penampilan Alex. Salah satunya adalah penalti grid, yang membuatnya harus turun tiga posisi start. “Ini bukan akhir pekan kami. Penalti grid membuat balapan semakin sulit. Saya juga terjatuh di awal lomba, sehingga situasi semakin berat dari sana. Kami sudah tahu sirkuit ini bakal menyulitkan,” ujar Alex dalam rilis resmi tim.
Meski begitu, semangat Alex tidak surut. Dukungan datang dari sponsor utamanya, Federal Oil, yang percaya sang pembalap bisa segera bangkit. Alex pun berjanji tampil habis-habisan di Barcelona. “Sekarang waktunya reset. Saya ingin fokus penuh ke Catalunya, sirkuit yang lebih cocok dengan gaya balap saya. Saya akan berusaha maksimal di kandang sendiri,” tegasnya.
MotoGP 2025 akan berlanjut pada awal September di Catalunya. Publik Spanyol jelas menantikan apakah Alex Marquez bisa menebus kekecewaan di Hungaria dan memberi kejutan di hadapan fansnya sendiri.



