Haris Pertama Sebut Noel Pantas Dihukum Mati

3 Shares

JAKARTA – Ketua Umum DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Haris Pertama menilai bahwa Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) adalah sosok pejabat negara pertama yang pantas dihukum mati.

Hal ini disampaikan Haris merujuk pada semangat pemberantasan korupsi yang pernah digemborkan oleh Noel jauh sebelum menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Sekarang saatnya kata-kata itu dibuktikan pada dirinya sendiri. Noel sangat layak menjadi pejabat pertama yang dihukum mati jika terbukti korupsi,” kata Haris dalam keterangan persnya, Sabtu (23/8/2025).

Selain itu, Haris menegaskan bahwa korupsi merupakan praktik kejahatan luar biasa yang merugikan rakyat Indonesia. Di sisi lain, perbuatan Noel jika benar terbukti secara sah dan meyakinkan bahwa ia terlibat praktik korupsi, maka jelas hal itu telah mencoreng nama baik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

- Advertisement -

“Karena perbuatannya tidak hanya merugikan rakyat, tapi juga mencoreng nama baik Presiden Prabowo yang sedang bekerja keras untuk rakyat,” ujarnya.

Merujuk pada jejak digital yang ada, bahwa pria yang merupakan aktivis 98 ini sering kali menggemborkan tentang hukuman mati kepada para pelaku korupsi di Indonesia. Salah satunya saat menjadi narasumber di ILC (Inodnesia Lawyers Club) yang sedang membahas pungli bansos.

Di mana pria yang karib disapa Noel tersebut menyatakan kegeramannya pada praktik korupsi di Indonesia. Apalagi menurutnya, bangsa Indonesia masih cenderung permisif terhadap praktik-praktik extra ordinary crime seperti itu.

“Faktanya sampai detik ini korupsi masih berjalan. Lalu salahnya di mana? Salah kita sebagai bernegara sebagai berbangsa selalu berkompromi pada kejahatan-kejahatan yang seperti ini,” kata Noel seperti dikutip Holopis.com.

Oleh sebab itu, Ketua Umum Relawan Prabowo Subianto Mania yang sebelumnya bernama Relawan Jokowi Mania (JOMAN) tersebut menilai, hukuman paling tepat bagi para pelaku kejahatan korupsi adalah hukuman mati.

“Jadi pilihannya hari ini tidak ada selain hukuman mati. Hukuman mati, tidak ada lagi. Kalau kita masih berkompromi lantas kita masih berharap untuk mereka berubah, jangan,” ucapnya.

Baginya, hukuman mati menjadi opsi paling tepat bagi pelaku korupsi di Indonesia. Bahkan negara tidak perlu memberikan ampun kepada para pelaku korupsi, biarkan hal itu menjadi otoritas Tuhan saja, menurut Noel.

“Soal memaafkan koruptor itu biarkanlah Tuhan. Tapi mengantarkan koruptor ke tiang gantungan, biarkan bangsa ini mewakili atau kru tembak nantinya,” ucapnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
3 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis