JAKARTA – Bencana alam mulai dari longsor hingga angin kencang melanda pemukiman warga yang ada di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat semenjak Senin (11/8).
Kepala Pusat Data, Ingornasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kejadian tanah longsor terjadi di beberapa lokasi.
“Longsor dipicu hujan deras dan berdampak pada lima desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bojong Gede, Cigudeg, Ranca Bungur dan Ciseeng,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (12/8).
Abdul mengungkapkan bahwa petugas mencatat sebanyak 39 jiwa terdampak, satu warga luka ringan, dan 10 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Selain itu, terdapat lima rumah yang terancam longsor dan satu akses jalan terdampak material longsor. BPBD Kabupaten Bogor berkoordinasi dengan pihak terkait serta mengimbau warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman mengingat kondisi longsor yang cukup membahayakan.
Selain longsor, wilayah Kabupaten Bogor juga mengalami cuaca ekstrem pada Senin (11/8). Angin kencang disertai hujan deras berdampak pada beberapa desa, yakni Desa Ciapus Kecamatan Ciomas, Desa Cigombong dan Tugu Jaya di Kecamatan Cigombong.
“Petugas mencatat sebanyak tiga rumah rusak berat, 12 rusak sedang dan 22 rusak ringan,” ujarnya.
Sebagian rumah warga rusak akibat tertimpa pohon yang roboh. Hingga Senin malam, petugas telah berhasil mengevakuasi beberapa pohon.


