JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar Sosialisasi Senam Kreasi Budaya “Ikan Nae di Pante” dan peringatan 7 Tahun Senam Poco-Poco GWR pada kegiatan Jumat Krida, Jumat (8/8) pagi di Lapangan Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan.
Sosialisasi yang diselenggarakan bekerja sama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) dan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) ini diikuti ratusan peserta yang didominasi kaum hawa dari beragam tingkatan usia.
Diawali pelepasan balon, sosialisasi ini dibuka dengan senam Poco-Poco GWR dilanjutkan senam utamanya “Ikan Nae Di Pante” yang terinspirasi dari budaya Nusa Tenggara Timur (NTT). Senam “Ikan Nae Di Pante” ini memiliki serangkaian gerakan unik nan lincah yang menggambarkan kegiatan perikanan dan pertanian masyarakat NTT.
Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro yang hadir bersama jajaran Kemenpora menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini. Apalagi peserta senam ini terbilang banyak dan acaranya terorganisasi dengan baik.
“Saya mengucapkan selamat kepada tim senam ini, tadi saya lihat sangat kompak. Akan lebih baik bila senam ini dikembangkan dengan jumlah yang besar untuk target tingkat dunia, bisa mencatatkan rekor,” ujar Sesmenpora seusai acara, sebagaimana rilis yang diterima Holopis.com.
Karenanya Semenpora Gunawan berharap senam yang berasal dari budaya lokal ini bisa dibawa hingga ke tingkat dunia. Apalagi tim yang terlibat dari FOKBI menjadi salah satu juara dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang belum lama digelar tahun ini.
“Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan lebih baik lagi dan untuk tingkat dunia, nanti bisa kita laksanakan di GBK (Gelora Bung Karno, Red.),” sebut Sesmenpora.
Kemenpora, sambung Sesmenpora Gunawan, sangat mendukung kegiatan senam semacam ini. Khususnya dalam memasyarakatkan budaya olahraga, budaya bergerak, supaya masyarakat Indonesia bugar.


