Kesepakatan Dagang AS-RI Disebut Jadi Ajang Pencitraan Trump, Kok Bisa?

0 Shares

JAKARTA – Eks Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian era Aburizal Bakrie, Andi Rizal Mallarangeng menilai kesepakatan tarif impor Indonesia dan Amerika Serikat (AS) merupakan ajang pencitraan yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Hal itu disampaikannya melalui sebuah podcast yang tayang di akun YouTube Freedom Institute, pada Selasa (21/7).

Rizal menjelaskan, Trump menjadikan kesepakatan tarif itu sebagai sebuah kemenangan bagi Amerika Serikat, lantaran tarif nol persen yang diterapkan terhadap produk AS.

Di satu sisi, produk Indonesia yang masuk ke AS dikenakan tarif impor sebesar 19 persen. Meskipun secara angka lebih rendah dari tarif yang ditetapkan sebelumnya sebesar 32 persen.

“Pak Trump ini kan teatrikal, (kesepakatan dagang RI-AS adalah-red) pencitraan untuk dia klaim victory (kemenangan) gitu loh,” Kata Rizal, dikutip Holopis.com, Rabu (23/7).

Padahal menurut Rizal, tarif 19 persen yang dikenakan terhadap produk Indonesia itu dibayar oleh rakyat Amerika, bukan warga negara Indonesia.

- Advertisement -

“Ya, itu pun kita harus catat bahwa 19 persen tarif yang di Amerika itu, itu bukan dibayar oleh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu menganggap Donald Trump terlalu berbelit-belit dalam menjelaskan substansi dari kesepakatan tersebut, sehingga muncul persepsi negatif di muka publik, yang seolah Indonesia sebagai pihak yang dirugikan atas kesepakatan yang tercapai antara RI dan AS.

Padahal menurut Rizal, kesepakatan dagang kedua negara itu justru saling menguntungkan antara satu sama lain. Ia menegaskan, tak ada yang dirugikan dalam kesepakatan dagang itu dikarenakan memiliki tujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi antara RI dengan AS.

“Nah itu kan simpel sekali sebenarnya, memang membingungkan karena Pak Trump juga kan waktu ngomong di televisi itu seolah-olah yang bayar Indonesia 19 Amerika nol,” ungkapnya.

“Jawaban singkatnya sama-sama untung,” imbuhnya. (FIT)

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU